SHELA, SARI ANGGELINA and Lidia, Br. Karo and Herlita, Eryke (2022) PERAN PENYIDIK DALAM PENETAPAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI POLRES BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI SHELA SARI ANGGELINA B1A015186.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
Perkara tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua
mendominasi jumlah kejahatan terhadap hak milik dalam beberapa tahun terakhir.
Data laporan yang diterima oleh pihak Kepolisian Resor Bengkulu sejak Tahun
2018 sampai dengan Tahun 2021 terjadi sebanyak 742 kasus kejahatan pencurian
kendaraan bermotor roda dua dan dalam jangka waktu yang sama terdapat 112
barang bukti. Terlihat selisih perbandingan angka yang secara tidak langsung
menunjukkan rendahnya persentase pengungkapan kasus kejahatan pencurian
kendaraan bermotor di Kota Bengkulu. Identifikasi masalah pada skripsi ini
adalah bagaimana peran penyidik dalam penetapan barang bukti tindak pidana
pencurian kendaraan bermotor roda dua di POLRES Bengkulu dan apa upaya
penyidik dalam mengatasi kendala untuk mencari dan mengumpulkan barang
bukti tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua di POLRES Bengkulu.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian secara yuridis
empiris. Metode Pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan penelitian
kepustakaan dan pengolahan analisis data kualitatif yang menggunakan metode
berpikir induktif, deduktif, dan sebaliknya yang akan disusun secara sistematis
data dari hasil wawancara ataupun hasil pengamatan lain sehingga dapat
mendukung hasil akhir dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran
penyidik dalam penetapan barang bukti tindak pidana pencurian kendaraan
bermotor di Polres Bengkulu yaitu, menerima laporan dari masyarakat,
melakukan penyelidikan dan penyidikan, mengamankan barang bukti di TKP,
melakukan penyitaan terhadap barang bukti, serta meminta izin/melaporkan
penyitaan ke pengadilan negeri, berkoordinasi dengan kepolisian setempat, dan
melakukan pemeriksaan terhadap pelaku agar diperoleh keterangan/informasi
mengenai keberadaan barang bukti. Upaya-upaya penyidik dalam mengatasi
kendala untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti tindak pidana pencurian
kendaraan bermotor antara lain, melakukan pemetaan/mapping, mengadakan
pelatihan bagi setiap penyidik mengenai SOP penanganan barang bukti, razia ke
tempat-tempat tertentu yang dilaporkan/dicurigai oleh masyarakat adanya
kegiatan yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, dan
melakukan koordinasi dengan melibatkan jaringan informan.
Kata Kunci : Peran, penyidik, barang bukti, pencurian kendaraan bermotor
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law Science |
| Depositing User: | Irma Rohayu, S.IPust |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 04:01 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 04:01 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/31570 |

