IMPLEMENTASI QR CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) PADA UMKM DI KOTA BENGKULUi

Ulva, Maria and Nurna, Aziza (2020) IMPLEMENTASI QR CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) PADA UMKM DI KOTA BENGKULUi. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
SKRIPSI-C1C112100 FINAL.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Pada tanggal 17 Agustus 2019 Bank Indonesia memperkenalkan QR Code
Indonesian Standard (QRIS) yang memungkinkan terjadinya interkoneksi dan
interoperabilitas pembayaran melalui standar QR Code. Secara singkatnya,
sebelum adanya QRIS, setiap merchant harus memiliki beberapa QR Code dan
membuka beberapa account pada aplikasi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran
(PJSP) Bank ataupun Non-Bank Berizin. Hal ini secara tidak langsung akan
membingungkan pembeli yang akan melakukan pemindaian QR Code pada
beberapa aplikasi pembayarannya. Setelah menggunakan QRIS, merchant cukup
memiliki 1 (satu) QR Code dan membuka pada 1 (satu) account pada aplikasi
PJSP untuk dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi PJSP.Sejalan
dengan pembeli yang cukup melakukan pemindaian 1(satu) QR Code pada
beberapa aplikasi pembayaran di Smartphone-nya (Bank Indonesia, 2019).
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah sebuah bentuk usaha
produktif yang berdiri sendiri, dikelola oleh perorangan atau badan usaha, yang
memiliki kekayaan tidak lebih dari Rp 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah)
termasuk tanah dan bangunan tempat dan hasil penjualan tidak lebih dari Rp
50.000.000.000,- (lima puluh milyar rupiah) (Machmud & Sidharta,2013).
Bentuk usaha ini adalah bentuk yang paling populer di Indonesia, serta
menjadi roda ekonomi Indonesia karena 99,99% bentuk usaha di Indonesia adalah
UMKM (Depkop, 2012). Prinsip UMKM adalah penumbuhan kemandirian,
kebersamaan untuk berkarya dengan prakarsa sendiri, untuk perwujudan
kebijakan publik yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan (UU No. 20 Tahun
2008, 2008).UMKM sudah diatur oleh negara dalam undang-undang No. 20 tahun
2008, tentang usaha mikro, kecil, dan menengah.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan data
sekunder yang telah terdapat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi
Bengkulu, Analisis kualitatif juga dilaksanakan dengan memperdalam dokumen�dokumen yang digunakan dalam rangka mengetahui manfaat implementasi QRIS
pada UMKM. Data atau informasi akan didapatkan dari informan yang terlibat
dalam Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Keuangan Inklusi di
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu.
Manfaat dan Keberlangsungan Implementasi QRIS pada UMKM di Kota
Bengkulu dirasakan sangat membantu masyarakat dalam memiliki kemudahan
dan kepraktisan metode pembayaran sesuai dengan kemajuan teknologi.
Kebutuhan pelatihan juga dapat diadakan dan diberikan oleh Bak Indonesia dan
PJSP dalam mendukung perluasan sistem pembayaran digital pada era industry
untuk memaksimalkan penggunaan QRIS. Selanjutnya rencana penggunaan
QRIS dalam jangka panjang akan terus membantu UMKM dalam
mengembangkan usaha dengan kemudahan dan kebermanfaatan dalam
menggunakan QRIS akan mendukung Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia
2025 yang dirancang oleh Bank Indonesia (2019) dimana semakin awal
menggunakan QRIS akan memudahkan UMKM dalam terus berperan demi
kemajuan ekonomi digital.
Kata Kunci : QRIS, UMKM, Kota Bengkulu

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 13 Nov 2025 00:47
Last Modified: 13 Nov 2025 00:47
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/31612

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200