YUNIARTI, YUNIARTI and Rambat, Nur Sasongko and Manap, Somantri (2020) STUDI PERBANDINGAN PENGELOLAAN EKSTRAKURIKULER ANTARA SMP NEGERI 03 DAN MTs NEGERI 1 BENGKULU UTARA. Masters thesis, Universitas Bengkulu.
YNIARTI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (1MB)
Abstract
Permasalahan umum dalam penelitian ini adalah Bagaimana perbandingan
pengelolaan ekstrakurikuler antara SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu
Utara. Permasalahan khusus penelitian ini adalah Bagaimana perbandingan
perencanaan program ekstrakurikuler antara SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1
Bengkulu Utara?; Bagaimana perbandingan program ekstrakurikuler antara SMP
Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu Utara? Bagaimana pelaksanaan program
ektrakurikuler antara SMPN 03 dan MTsN 1 Bengkulu Utara?; Bagaimanakah
evaluasi tingkat keberhasilan program ektakurikuler antara SMPN 03 dan MTsN 1
Bengkulu Utara?; Bagaimanakah permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan
ektrakurikuler SMPN 03 Bengkulu Utara dengan MTsN 1 Bengkulu Utara?
Tujuan penelitian ini untuk membandingkan pengelolaan ektrakurikuler
antara SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu Utara. Selanjutnya tujuan
khusus penelitian ini adalah: Untuk membandingkan perencanaan program
ekstrakurikuler antara SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu Utara; Untuk
membandingkan program ekstrakurikuler antara SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu Utara; Untuk membandingkan pelaksanaan program ekstrakurikuler
antara SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu Utara; Untuk membandingkan
evaluasi tingkat keberhasilan program ektrakurikuler antara SMP Negeri 03 dan
MTs Negeri 1 Bengkulu Utara; Untuk membandingkan permasalahan yang
dihadapi dalam pengelolaan ekstrakurikuler antara SMP Negeri 03 dan MTs
Negeri 1 Bengkulu Utara.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif
dengan pendekatan komparatif. Responden penelitian ini adalah kepala sekolah,
guru Pembina ekstrakurikuler, Pembina/ pelatih ekstrakurikuler, dan siswa di
SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu Utara. Teknik pengumpulan data
yang dulakukan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis
data dengan membandingkan subjek penelitian berdasarkan data di lapangan
dengan pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan induktif
model Miles and Huberman, yang meliputi langkah-langkah, yaitu: (1)
Pengumpulan data, (2) data reduction, (3) data displays, (4) drawing conclusion/
verification.
Hasil analisis data didapatkan bahwa terdapat perbedaan dan persamaan
dalam pengelolaan ekstrakurikuler di SMP Negeri 03 dan MTs Negeri 1 Bengkulu
Utara diantaranya perbandingan perencanaan program ekstrakurikuler, program
ekstrakurikuler, pelaksanaan program ekstrakurikuler, evaluasi tingkat
keberhasilan program ekstrakurikuler dan permasalahan dalam pengelolaan
ekstrakurikuler. Perbandingan perencanaan program ektrakurikuler di SMP
Negeri 03 Bengkulu Utara memiliki program kerja yang terarah dan terinci namun
tidak dijelaskan integrasinya dan keterkaitan antara materi dalam mata pelajaran yang lainnya. Pembina juga sudah menyusun jadwal kegiatan ekstrakurikuler,
sedangkan di MTs Negeri 1 Bengkulu Utara, Pembina kegiatan ekstrakurikuler
nya sudah membuat program kerja yang terarah dan terinci disertai keterangan
keterkaitan antara satu materi latihan dan integrasinya dengan mata pelajaran
lainnya. Persamaan dari kedua sekolah tersebut adalah mereka sudah membuat
tujuan kegiatan ekstrakurikuler, tapi hanya disampaikan secara lisan kepada
peneliti; Perbedaan dalam program ekstrakurikuler di SMP Negeri 03 Bengkulu
Utara memiliki ekstrakurikuler yang wajib untuk diikuti oleh seluruh siswa yaitu
ekstrakurikuler pramuka, sedangkan di MTs Negeri 1 Bengkulu Utara tidak ada
ekstrakurikuler yang wajib untuk diikuti oleh seluruh siswa karena mereka
memiliki keterbatasan waktu dan telah banyak penambahan mata pelajaran lain
sebagai sekolah madrasah. Persamaannya kedua sekolah telah menyusun program
kerja yaitu dilakukan dengan 2 tahap; Perbedaan dalam pelaksanaan di SMP
Negeri 03 Bengkulu Utara latihan kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setiap
hari dalam 1 minggu, dan ekstrakurikuler pramuka wajib diikuti oleh seluruh
siswa kelas VII, VIII dan Kelas IX. karena sekolah ini melaksanakan kurikulum
2013 sehingga kegiatan pramuka sebagai ektrakurikuler yang wajib untuk di ikuti
seluruh siswa. Di MTs Negeri 1 Bengkulu Utara meskipun melaksanakan
kurikulum 2013 juga tetapi mereka tidak mewajibkan siswa kelas VII, VIII dan IX
mengikuti ekstrakurikuler pramuka, hanya wajib mengenakan seragam pramuka
setiap hari sabtu. Persamaan kedua sekolah sudah melaksanakan rutinitas latihan
sesuai dengan minat dan bakat siswa; Perbedaan dalam evaluasi, Kepala MTs
Negeri 1 Bengkulu Utara melaksanakan evaluasi dari kegiatan ekstrakurikuler
selama 6 bulan sekali dengan melihat materi latihan, perubahan sikap dan prestasi apa saja yang sudah diraih selama kegiatan berlangung, Kepala MTs Negeri 1
Bengkulu Utara melakukan evaluasi awal dengan pembenahan ruang sekretariat
dan melibatkan tenaga ahli, dan koordinasi pengawasan dilakukan kepala sekolah
dengan wakil kepala sekolah secara bergiliran setiap minggunya; Perbedaan
dalam masalahpengelolaan, di MTs Negeri 1 Bengkulu Utara tidak memiliki
hambatan dalam aspek dana sedangkan di SMP Negeri 03 Bengkulu Utara,
terkendala masalah kurang nya dana pelaksanaan. Persamaannya kedua sekolah
menghadapi kendala dalam aspek minat siswa yang semakin menurun seiring
dengan berjalannya waktu.
Simpulan dan Saran-saran antara lain; Agar perencanaan program
ekstrakurikuler dapat terlaksana dengan baik, dalam perencanaan hendaknya
Pembina dan guru pembina terlebih dahulu membuat program kerja yang terarah
dan terinci; Dalam program ektrakurikuler, agar siswa lebih disarankan untuk
mengikuti paling tidak 1 jenis ektrakurikuler atau lebih; Dalam pelaksanaan
kegiatan ekstrakurikuler disesuaikan dengan jadwal latihan yang sudah ditentukan
dengan tidak lupa pembina dan guru Pembina membuat absensi kehadiran; Agar
hasil kegiatan ekstrakurikuler ini hasilnya maksimal sesuai dengan tujuan yang
dinginkan dan dicapai masing-masing sekolah, maka diperlukan pembina dan
pelatih yang berkompetensi dalam bidangnya. Untuk itu pihak sekolah harus
mencari pembina dan pelatih yang betul-betul ahli di bidangnya, sehingga bisa
memberikan ilmu yang maksimal. Kegiatan ekstrakurikuler dalam sarana dan prasarana agar dapat dilengkapi
dan ditingkatkan lagi supaya dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler dapat
terlaksana secara maksimal; Kepala sekolah hendaknya melakukan pengawasan
secara rutin terhadap pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah masing-
masing, juga perlu adanya laporan rutin dari guru pembina dan pelatih secara
langsung dan berkala akan hasil pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler.
Kata kunci: Studi Perbandingan, Pengelolaan Ekstrakurikuler
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master of Science Education Program |
| Depositing User: | Septi, M.I.Kom |
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 03:30 |
| Last Modified: | 13 Nov 2025 04:44 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/31725 |

