MANAJEMEN PERILAKU SISWA DI SEKOLAH MODEL (Studi Deskriptif kualitatif di SDN 62 Rejang Lebong)

FIRMANSYAH, FIRMANSYAH and Rohiat, Rohiat and Syaiful, Anwar (2020) MANAJEMEN PERILAKU SISWA DI SEKOLAH MODEL (Studi Deskriptif kualitatif di SDN 62 Rejang Lebong). Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of TESIS] Text (TESIS)
Tesis Firmansyah FULL PACK.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Manajemen perilaku siswa di sekolah model merupakan salah satu upaya
pemerintah untuk mengembangkan karakter positif siswa. Manajemen perilaku siswa
di sekolah model dilakukan agar lingkungan sekolah dapat menjadi tempat yang
kondusif bagi penyemaian dan pengembangan karakter positif siswa. Selain itu,
manajemen perilaku siswa di sekolah bertujuan untuk menciptakan lingkungan fisik
sekolah dan lingkungan psikologis-sosial-kultural sekolah yang kondusif bagi
penyemaian dan pengembangan karakter positif siswa.
Manajemen perilaku siswa di sekolah model yang kondusif bagi penyemaian
dan pengembangan karakter positif siswa dilakukan dengan memperhatikan prinsip-
prinsip berkelanjutan, terpadu, konsisten, implementatif, dan menyenangkan. Untuk
pengembangan perilaku di sekolah model diperlukan tiga tahapan yaitu perencanaan
program, pelaksanaan program, dan evaluasi program.
Rumusan masalah penelitian ini yaitu mendeskripsikan tentang Manajemen
perilaku siswa di sekolah model melalui butir tujuan yang bermaksud untuk
mendeskripsikan perencanaan perilaku siswa di sekolah di SDN 62 Rejang Lebong;
pelaksanaan manajemen perilaku siswa di sekolah model di SDN 62 Rejang Lebong; evaluasi manajemen perilaku siswa di sekolah model di SDN 62 Rejang Lebong; dan
tindak lanjut manajemen perilaku siswa di sekolah model pada SDN 62 Rejang
Lebong.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian yang
peneliti pilih yakni kepala sekolah, guru, siswa, komite sekolah serta stake holder.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan
wawancara. Data dianalisis melalui teknik induktif bersamaan dalam pengumpulan
data yakni selama pengumpulan data dalam kegiatan penelitian.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:
Pertama, perencanaan manajemen perilaku siswa di sekolah model yang
dilakukan oleh SDN 62 Rejang Lebong tentang perilaku siswa di sekolah model
dilakukan sesuai dengan prosedur dan secara bersama-sama dengan membentuk tim
perumus tujuan, tim pelaksana dan tim pengawas kegiatan. Kegiatan perumusan
tujuan, penetapan strategi, pengambilan kebijakan, pemetaan prosedur, serta
penyempurnaan anggaran dan program dilakukan secara bersama-sama dan
dilakukan penelaahan secara seksama sehingga dalam kegiatan perencanaan ini
benar-benar menghasilkan dokumen rencana yang bagus agar dapat diterapkan
secara maksimal dengan peluang hambatan yang sangat kecil. Perencanaan kegiatan
sekolah model di SDN 62 Rejang Lebong ini sesuai dengan petunjuk pelaksanaan
dan teknis yang disarankan dalam pendampingan sekolah model oleh LPMP
Bengkulu melalui bantuan pemerintah tahun anggaran 2019 yang telah merumuskan
susunan kurikulum sebagai pedoman dalam melaksanakan pendidikan perilaku di
sekolah model. Kedua, dalam pelaksanaan kegiatan yang diawali melalui pengorganisasian dan
pengarahan secara menyeluruh serta pelaksanaan tindakan perilaku religius,
patriotisme, intelektual, kepedulian dan ketauladanan yang terfokus pada perilaku
siswa sekolah model, yaitu taat beragama, jujur, toleransi, demokratis, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, kreatif, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, gemar
membaca, solidaritas, peduli lingkungan, peduli sosial, cinta damai, bersahabat dan
komunikatif, mandiri, kerja keras, serta tanggung jawab. Dengan demikian
pelaksanaan manajemen perilaku siswa di sekolah model yang dilakukan di SDN 62
Rejang Lebong secara terencana dan mendapatkan pendampingan dari pihak LPMP
Bengkulu menunjukkan hasil yang memuaskan dalam menerapkan proses
penanaman perilaku religius, patriotisme, intelektual, kepedulian dan ketauladanan
pada peserta didik secara kumulatif.
Ketiga, evaluasi manajemen perilaku siswa di sekolah model telah dilakukan
oleh tim pengawas dan pembina dalam pelaksanaan pendidikan karakter di SDN 62
Rejang Lebong telah dilakukan melalui kegiatan pengawasan, refleksi, analisa, dan
tindak lanjut. Evaluasi yang dilakukan oleh pihak sekolah model di SDN 62 Rejang
Lebong dapat penulis tegaskan bahwa hal tersebut telah menunjukkan adanya
relevansi antara prosedur kegiatan dengan materi serta hasil yang dicapai.
Keempat, tindak lanjut manajemen perilaku siswa sekolah model di SDN 62
Rejang Lebong akan diprioritaskan menjadi program unggulan untuk
mempersiapkan sekolah menjadi sekolah rujukan. Hal ini dikarenakan adanya respon
positif yang sangat tinggi dari implementasi perilaku siswa yang terlihat pada
kegiatan dan akktivitas siswa sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah dan
lingkungan bermainnya.Kesimpulan yang penulis peroleh secara umum dalam penelitian ini bahwa
manajemen manajemen perilaku siswa di sekolah model di SDN 62 Rejang Lebong
sudah terprogram dan terlaksana, meskipun masih ada yang memerlukan perbaikan
dan peningkatan kualitas pengelolaannya, sedangkan kesimpulan khususnya sebagai
berikut:
1. Perencanaan manajemen manajemen perilaku siswa di sekolah model di SDN 62
Rejang Lebong telah dilakukan sedemikian rupa yang dimulai dari perencanaan
pendidikan perilaku religius, patriotisme, intelektual, kepedulian dan ketauladanan
yang tersusun dalam bentuk kurikulum sekolah.
2. Pelaksanaan manajemen perilaku siswa di sekolah model di SDN 62 Rejang
Lebong telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pengorganisasian semua
unsur pelaksana kegiatan, yang berfokus pada penerapan perilaku religius,
patirotisme, intelektual, peduli, dan tauladan.
3. Evaluasi manajemen manajemen perilaku siswa di sekolah model di SDN 62
Rejang Lebong dilakukan dengan kegiatan yang berorientasi dalam mengawasi
pelaksanaan kegiatan serta melakukan refleksi untuk menemukan kelemahan dan
kekuatan kegiatan, yang selanjutnya analisis tindakan perbaikan dan tindak lanjut
melalui program perbaikan dan penyempurnaan.
4. Tindak lanjut manajemen perilaku siswa sekolah model di SDN 62 Rejang
Lebong akan dijadikan program unggulan melalui penguatan dan pengayaan
program untuk mempersiapkan sekolah menjadi sekolah rujukan.
Saran yang dapat peneliti sampaikan adalah: Pertama, kepada guru, hendaknya
selalu menanamkan dan membiasakan siswa untuk dapat memiliki perilaku yang
baik secara terus menerus dan berkesinambungan. Kedua, kepada kepala sekolah, sekiranya dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai salah satu reperensi dalam
menyikapi pengelolaan perilaku siswa di sekolah di SDN 62 Rejang Lebong
khususnya, dan seluruh SD di kabupaten Rejang Lebong pada umumnya. Ketiga,
kepada kepala dinas pendidikan, hendaknya memberikan kewenangan yang lebih
luas kepada kepala sekolah untuk menerapkan manajemen perilaku siswa di sekolah
model, sehingga hasilnya dapat lebih baik dan berkualitas. Keempat, masyarakat
pada umumnya, hendaklah memberikan kontribusi secara baik bagi perkembangan
perilaku siswa dalam membiasakan siswa menerapkan perilaku yang baik di
lingkungannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Postgraduate Program > Master of Educational Administration
Depositing User: Septi, M.I.Kom
Date Deposited: 13 Nov 2025 03:56
Last Modified: 13 Nov 2025 04:39
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/31730

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200