SIMANULLANG, DWIKA NATALIA and Welly, Darwis and Supriyadi, Supriyadi (2025) ANALISIS PENAMBAHAN SUSPENSI ISOLAT BAKTERI ASAM LAKTAT Lks 4 DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus L.). Other thesis, Universitas Bengkulu.
Dwika Natalia Simanullang.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (4MB)
Abstract
Industri akuakultur berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan,
salah satunya ikan nila (Oreochromis niloticus L.) sebagai sumber protein global.
Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah beberapa faktor yang mengakibatkan
penurunan produktivitas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas
suspensi isolat Bakteri Asam Laktat (BAL) Lks 4 yang diisolasi dari lemea asal
Kembang Seri, Bengkulu Tengah, dalam meningkatkan pertumbuhan benih ikan nila
dan menentukan dosis terbaik penambahan suspensinya. Tahap penelitian mencakup
purifikasi bakteri, kultur bakteri, enumerasi mikrob, uji toksisitas, uji hemolisis dan
isolasi BAL dari saluran pencernaan benih ikan nila. Suspensi isolat BAL Lks 4
menunjukkan fase eksponensial pada jam ke-24, bersifat gamma hemolisis
(non-hemolitik) dan tidak adanya kematian (0%) pada uji toksisitas sehingga
memperkuat status BAL Lks 4 sebagai GRAS (Generally Recognized As Safe). Hasil
analisis multivariat menunjukkan bahwa penambahan suspensi isolat BAL Lks 4
memberikan pengaruh signifikan (MANOVA, p < 0,05) terhadap pertumbuhan berat
dan panjang ikan nila, sehingga variasi dosis suspensi berpengaruh nyata terhadap
pertumbuhan benih ikan nila. Dosis 30 mL menghasilkan total laju pertumbuhan berat
tertinggi sebesar 79%, dosis 50 mL (78%), 40 mL (76%), 20 mL (62%), 10 mL (51%)
dan kontrol tanpa perlakuan (37%). Pada total laju pertumbuhan panjang, dosis 30 mL
juga menunjukkan hasil paling optimal, yaitu sebesar 118,54%, dosis 50 mL (115%),
40 mL (102%), 20 mL (86%), kontrol (74%) dan 10 mL (66%). Hubungan panjang
dan berat ikan nila menunjukkan alometrik negatif dengan nilai b < 3. Tingkat
kelangsungan hidup (SR) tertinggi dihasilkan pada dosis 30 mL dan 40 mL, masing�masing sebesar 100% dan SR terendah yaitu pada dosis 50 mL sebesar 75%. Selain
itu, secara statistik penambahan suspensi isolat BAL Lks 4 tidak memiliki pengaruh
terhadap faktor abiotik seperti oksigen terlarut (DO), suhu dan pH air. Penambahan
suspensi menunjukkan perbedaan terhadap penurunan amonia. Berdasarkan hasil
penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa isolat BAL Lk 4 aman digunakan dalam
membantu meningkatkan pertumbuhan benih ikan nila dengan penambahan dosis
suspensi BAL Lks 4 terbaik diperoleh pada dosis 30 mL. Isolat BAL Lks 4 dapat
dikembangkan menjadi salah satu bioteknologi sebagai probiotik dalam meningkatkan
pertumbuhan budidaya ikan nila.
Kata Kunci : BAL, Dosis, Lks 4, Oreochromis niloticus L., Pertumbuhan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science |
| Depositing User: | Oka Ariani S.IPust |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 02:05 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 02:05 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32069 |

