KAJIAN STRUKTUR HISTOLOGI USUS IKAN NILA DAN LELE DUMBO YANG TERPAPAR KOTORAN TERNAK AYAM DI KOLAM LONGYAM ARGAMAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA

RISDITAMA, IBRANIO and Dian, Fita Lestari and Helmiyetti, Helmiyetti (2025) KAJIAN STRUKTUR HISTOLOGI USUS IKAN NILA DAN LELE DUMBO YANG TERPAPAR KOTORAN TERNAK AYAM DI KOLAM LONGYAM ARGAMAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Ibranio Risditama.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Balong ayam (Longyam) merupakan sistem usaha terpadu antara budidaya ayam
dan ikan yang sangat menguntungkan bagi peternak. Namun, sistem longyam memiliki
kelemahan yaitu sisa pakan dan kotoran ayam yang jatuh ke dalam kolam mengandung
ammonia yang dapat mempengaruhi kehidupan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis struktur histologi usus pada ikan nila (Oreochromis niloticus) dan ikan lele
dumbo (Clarias gariepinus) yang terpapar kotoran ternak ayam di kolam ikan longyam
Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara. Ikan nila dan lele dumbo dikoleksi
menggunakan serokan ikan, lalu dipilih dan dieutanasi untuk dibedah diambil organ usus.
Organ kemudian difiksasi menggunakan NBF 10%. Metode yang digunakan dalam
pembuatan preparat histologi yaitu dengan metode paraffin dan pewarnaan
Haematoxylin-Eosin. Data mengenai struktur histologi usus ikan di analisis secara
deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kolam ikan dibawah Longyam
memiliki kadar ammonia melebihi ambang batas air kelas II hingga mencapai 2,06 dan
3,84 mg/L. DO dan pH pada air kolam juga terdeteksi rendah dibawah standar baku mutu
air kolam untuk budidaya ikan yakni 4,27-4,34 untuk pH dan 2,5-3,5 mg/L untuk DO.
Kerusakan organ usus yang teridentifikasi yaitu meliputi lisis, edema, dan hemoragi.
Berdasarkan kategori perubahan struktur organ usus yang meliputi lisis, edema dan
hemoragi namun belum sampai tahap nekrosis meluas, maka kerusakan usus ikan
dikategorikan kerusakan sedang (skor 2). Faktor fisika-kimia air kolam yang tidak
memenuhi standar minimal untuk kolam budidaya ikan, dapat diduga menjadi salah satu
faktor penyebab kerusakan pada organ ususikan yang dipelihara di bawah longyam.
Kata Kunci: Amonia, Clarias gariepinus, Histologi, Oreochromis niloticus, Usus

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 05 Feb 2026 02:35
Last Modified: 05 Feb 2026 02:35
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32076

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200