MORFOLOGI BEBERAPA SPESIES KELELAWAR ASAL PROVINSI BENGKULU

Nurhasanah, Latifah and Santi, Nurul Kamilah and Jarulis, Jarulis (2025) MORFOLOGI BEBERAPA SPESIES KELELAWAR ASAL PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Latifah Nurhasanah_F1D021044.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (6MB)

Abstract

Kelelawar (Chiroptera) merupakan mamalia terbang dengan
keanekaragaman tinggi di Indonesia, termasuk di Provinsi Bengkulu, namun
upaya identifikasinya masih terkendala kemiripan morfologi dan keterbatasan
data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik morfologi serta
mengidentifikasi ciri pembeda beberapa spesies kelelawar yang ditemukan di
Provinsi Bengkulu. Sampel terdiri atas delapan genus, yaitu Cynopterus,
Hipposideros, Eonycteris, Penthetor, Myotis, Rousettus, Rhinolophus, dan
Tadarida. Data dikumpulkan melalui pengamatan morfologi (bentuk tubuh,
warna, ukuran bagian tubuh tertentu) dan morfometri (pengukuran bagian tubuh
seperti lengan bawah, tibia, ibu jari, dan kaki belakang). Data dianalisis secara
deskriptif melalui uji normalitas, uji independent sample T-test, dan Mann�Whitney. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi sembilan spesies dengan ciri
morfologi khas. Hipposideros diadema merupakan spesies terbesar (LB 83,85–
92,90 mm) dengan noseleaf berbentuk tapal kuda, sedangkan
H. larvatus lebih kecil (50,13–62,30 mm) dan berwarna coklat kekuningan.
Tadarida plicata memiliki bibir berkeriput (LB 47,60–48,10 mm), Cynopterus
brachyotis berciri tepi telinga putih dan cakar pada jari kedua, sedangkan
Eonycteris spelaea bermoncong panjang tanpa cakar. Penthetor lucasii berwarna
coklat pucat dengan ekor sangat pendek (8,40–10,25 mm), Rousettus
amplexicaudatus memiliki ekor bebas dan cakar pada jari kedua, Rhinolophus
acuminatus berciri noseleaf tapal kuda dengan taju meruncing, dan Myotis
muricola menjadi spesies terkecil (31,80–36,00 mm) dengan rambut hitam pekat
dan tragus. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada
beberapa parameter morfometri antar spesies, yang menguatkan bahwa setiap
spesies memiliki karakter pembeda yang dapat digunakan dalam identifikasi.
Kata kunci: Chiroptera, kelelawar, morfologi, morfometri, Pteropodidae

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 05 Feb 2026 02:48
Last Modified: 05 Feb 2026 02:48
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32083

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200