Yuliyanto, Dimas Aldi and Reflis, Reflis and Netta, Agusti (2025) ANALISIS SALURAN PEMASARAN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT PADA PETANI SWADAYA DI DESA RAWA MULYA KECAMATAN XIV KOTO KABUPATEN MUKOMUKO. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI DIMAS ALDI YULIYANTO E1D0190083 2 - Dimas Aldi Yulianto.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Kabupaten Mukomuko merupakan salah satu daerah di Provinsi Bengkulu yang
memiliki potensi besar dalam pengembangan kelapa sawit, khususnya di Kecamatan XIV
Koto. Desa Rawa Mulya sebagai salah satu desa di kecamatan tersebut memiliki lahan
perkebunan kelapa sawit yang cukup luas dengan jumlah petani swadaya yang relatif banya.
Dalam praktiknya, petani swadaya di Desa Rawa Mulya menghadapi berbagai kendala
dalam pemasaran Tandan Buah Segar (TBS). Permasalahan yang umum terjadi antara lain
keterbatasan produksi, luas lahan yang sempit, ketergantungan terhadap pedagang perantara,
tingginya biaya pemasaran, serta akses yang terbatas ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Kondisi
tersebut menyebabkan petani tidak memiliki posisi tawar yang kuat dalam menentukan harga
jual TBS, sehingga cenderung menerima harga yang ditetapkan lembaga pemasaran.
Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel 51
petani swadaya, 3 pedagang pengepul kecil, dan 2 pedagang besar (RAM). Data diperoleh
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menghitung
margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran.Hasil penelitian menunjukkan
terdapat dua saluran pemasaran, yaitu: (1) Petani → Pedagang Pengepul Kecil → Pabrik
Kelapa Sawit, dan (2) Petani → Pedagang Besar (RAM) → Pabrik Kelapa Sawit. Saluran I
memiliki margin pemasaran Rp380/kg, farmer’s share 86,18%, dan efisiensi 3,27 %.
Sementara itu, Saluran II memiliki margin Rp180/kg, farmer’s share 93,45%, dan efisiensi
2,18%.Dapat disimpulkan bahwa Saluran II lebih efisien dan memberikan keuntungan lebih
besar bagi petani karena farmer’s share yang lebih tinggi dan biaya pemasaran yang lebih
rendah. Namun, mayoritas petani tetap memilih Saluran I karena faktor kemudahan akses,
kedekatan lokasi, serta adanya sistem pembayaran tempo.
Kata Kunci : Tandan Buah Segar (TBS), Kelapa Sawit, Petani Swadaya, Saluran
Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 02:53 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 02:53 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32085 |

