ANUGRAH, RATU INTAN and Rizky Hadi, Wibowo and Hendri, Bustaman (2025) PENGARUH KELEMBABAN MEDIA DAN JUMLAH DEDAK TERHADAP PERTUMBUHAN MISELIUM DAN HASIL PANEN JAMUR TIRAM MERAH (Pleurotus djamor var. roseus). Other thesis, Universitas Bengkulu.
Ratu_Intan_Anugrah_F1D021042.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Jamur tiram merah (Pleurotus djamor var. roseus) merupakan salah satu
komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi karena cita rasanya yang khas dan
manfaat kesehatannya yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mencari
kelembaban media dan jumlah dedak yang optimal untuk pertumbuhan miselium
dan hasil panen jamur tiram merah. Dalam budidaya jamur tiram merah,
kelembaban media tanam dan jumlah dedak menjadi dua faktor penting yang
memengaruhi pertumbuhan miselium, waktu pembentukan tubuh buah, serta hasil
panen secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak
lengkap (RAL) dengan dua variabel perlakuan utama, yaitu tingkat kelembaban
media tanam (50%, 55%, 60%) dan jumlah dedak dalam media tanam (10%, 15%,
20%). Parameter yang diamati meliputi waktu muncul miselium, waktu miselium
penuh, waktu muncul tubuh buah pertama, tinggi tubuh buah, jumlah tubuh buah,
bobot setiap panen, jumlah dan frekuensi panen, bobot segar tubuh buah per baglog,
pengukuran diameter tudung. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik
menggunakan One Way Anova dan uji DMRT taraf 5% untuk mengetahui pengaruh
masing-masing perlakuan kelembaban dan proporsi dedak terhadap parameter yang
diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kelembaban 60% dengan
dedak 20% menghasilkan pertumbuhan miselium paling cepat dan konsisten,
diikuti kombinasi 55% kelembaban dan 15% dedak. Perlakuan kelembaban 60%
juga menghasilkan bobot panen tertinggi, khususnya pada penambahan dedak 15%
dan 20%, dengan rata-rata bobot panen mencapai 212,5 g per baglog. Sementara
itu, kelembaban terlalu rendah atau konsentrasi dedak rendah menghasilkan
pertumbuhan dan hasil panen yang kurang optimal, cenderung lebih lambat, dan
tidak seragam. Secara keseluruhan, penggunaan kelembaban media 60% dengan
tambahan dedak 15–20% direkomendasikan sebagai kombinasi terbaik untuk
memaksimalkan pertumbuhan miselium dan hasil produksi jamur tiram merah
secara efisien dan stabil.
Kata kunci: Dedak, Kelembaban, Panen, Pertumbuhan, P. djamor var. roseus
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science |
| Depositing User: | Oka Ariani S.IPust |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 03:25 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 03:25 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32092 |

