STRUKTUR KOMUNITAS SERANGGA PADA SERASAH DI LAHAN KEBUN KARET (Hevea brasiliensis) DENGAN STRATA UMUR TANAM BERBEDA DI KECAMATAN PONDOK KELAPA, KABUPATEN BENGKULU TENGAH

RAHMADINA, SUCI and Darmi, Darmi and Rizwar, Rizwar (2025) STRUKTUR KOMUNITAS SERANGGA PADA SERASAH DI LAHAN KEBUN KARET (Hevea brasiliensis) DENGAN STRATA UMUR TANAM BERBEDA DI KECAMATAN PONDOK KELAPA, KABUPATEN BENGKULU TENGAH. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
SUCI RAHMADINA-F1D020022.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Serangga merupakan kelas yang terbesar di dalam filum Arthropoda. Pada suatu
ekosistem serangga berfungsi sebagai polinator, dekomposer, predator, dan bagian
dari jaring makanan sehingga keberadaannya penting pada suatu ekosistem. Pada
ekosistem buatan seperti kebun karet umur tanam 15 tahun dan 23 tahun diduga
memiliki struktur komunitas serangga berbeda berdasarkan umur tanam. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman serangga permukaan tanah
di kebun karet dengan strata umur tanam berbeda di desa Sidodadi dan Talang Pauh. Penelitian dilaksanakan pada bulan September-Juni 2025 dengan menggunakan
metode transek garis dan kuadrat. Plot dibuat pada dua lokasi yaitu umur tanam
karet berusia 23 tahun di desa Sidodadi dan 15 tahun di desa Talang Pauh. Serangga
pada serasah daun karet diekstraksi menggunakan corong Barlese-Tullgren. Serangga yang telah diekstraksi diidentifikasi sampai tingkat genus. Analisis data
yang digunakan yaitu Kepadatan (K), Kepadatan Relatif (KR), Frekuensi Relatif
(FR), Indeks Keanekaragaman (H’), Indeks Kemerataan (E), Indeks Dominasi (D), dan Indeks Similaritas (IS). Pada umur tanam 15 tahun didapatkan 7 jenis serangga
yaitu spesies Ceratothripoides sp, Philonthus sp, Blatta sp, Entomobrya sp, Simplocaria sp, Folsomides sp, dan Selenopsis sp. Sedangkan pada umur tanam 23
tahun didapatkan 5 spesies yaitu Entomobrya sp, Solenopsis sp, Stenolophus sp, Forficula sp, dan Aulacophora sp. Pada umur tanam kebun karet 15 tahun dan 23
tahun memiliki indeks similaritas sebesar 33%. Kepadatan serangga pada serasah
v
kebun karet 15 tahun (2,33 Idv/plot) lebih tinggi dari pada karet 23 tahun
(1,87 Idv/plot). Dengan frekuensi relative pada umur tanam 15 tahun didapatkan
kategori aksidental, assesori, dan konstan, sedangkan pada umur tanam 23 tahun
didapatkan spesies kategori aksidental dan assesori. Pada dua lokasi memiliki indeks
keanekaragaman sedang dimana pada umur tanam 15 tahun indeks sebesar 1,43 dan
pada umur tanam 23 tahun sebesar 1,16, dengan indeks kemerataan rendah di dua
lokasi, pada umur tanam 15 tahun indeks kemerataan sebesar 0,73 lebih tinggi
dibandingkan umur tanah 23 tahun sebesar 0,72. Berbanding terbalik dengan indeks
dominasi pada umur tanam 23 tahun sebesar 0,33 lebih tinggi dibanding umur tanam
15 tahun sebesar 0,32, ke dua lokasi kategori indeks dominasi sedang. Kata Kunci : Corong Barlese-Tullgren, Kebun Karet, Komunitas, Serangga, Serasah

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 05 Feb 2026 04:05
Last Modified: 05 Feb 2026 04:05
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32108

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200