KEANEKARAGAMAN JENIS ORDO ANURA DI BUKIT HITAM TAMAN WISATA ALAM BUKIT KABA DESA AIR SEMPIANG, KABUPATEN KEPAHIANG

Manalu, Astri and Wiryono, Wiryono and M. Fajrin, Hidayat (2025) KEANEKARAGAMAN JENIS ORDO ANURA DI BUKIT HITAM TAMAN WISATA ALAM BUKIT KABA DESA AIR SEMPIANG, KABUPATEN KEPAHIANG. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
ASTRI MANALU E1B021058 SKRIPSI - Astri Manalu.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (5MB)

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba merupakan kawasan konservasi alam yang
dikelola oleh BKSDA Bengkulu. Dengan luas 14.650,51 ha, taman wisata alam tersebut
diperuntukkan untuk tempat wisata, perlindungan flora dan fauna, pemulihan ekosistem
serta pemanfaatan tradisional oleh masyarakat. Kawasan Taman Wisata Alam Bukit Kaba
terletak di dua kabupaten yaitu Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang.
Kawasan Taman Wisata Alam Bukit Kaba berdampingan langsung dengan Desa Air
Sempiang. Dengan adanya beberapa tipe habitat yaitu habitat terestrial dan habitat akuatik
yang menjadi lokasi penelitian ordo Anura. Ordo Anura merupakan hewan yang mencakup
katak dan kodok dengan tujuan dari penelitian adalah untuk menentukan keanekaragaman
Anura di Bukit Hitam Taman Wisata Alam Bukit Kaba.
Pengamatan dilakukan dengan menggunakan metode Line Transect dan Visual
Encounter Survey (VES) pada habitat terestrial dan habitat akuatik. Habitat terestrial
menggunakan jalur transek dengan panjang 800 meter dan lebar 10 meter, sedangkan habitat
terestrial menggunakan metode VES dengan panjang 200 meter dan lebar 10 meter. Line
Transect bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan kelimpahan relatif pada suatu area
kawasan (Kurniati, 2018). VES bertujuan untuk untuk menentukan kekayaan jenis dan
kelimpahan relatif pada suatu kawasan (Kurniati, 2018).
Kekayaan jenis ordo Anura di Bukit Hitam Taman Wisata Alam Bukit Kaba, Desa
Air Sempiang, Kabupaten Kepahiang yaitu 13 jenis yang tergolong kedalam 10 genus, 5
famili, dari 83 individu. Pada habitat terestrial ditemukan sebanyak 7 jenis dengan jenis yang
paling banyak ditemukan adalah Leptobrachium waysepuntiense sebanyak 5 individu,
sedangkan pada habitat akuatik sebanyak 8 jenis, dengan jenis yang paling banyak
ditemukan adalah Phrynoglossus semipalmatus sebanyak 24 individu. Sementara itu, nilai
indeks keanekaragaman jenis pada habitat akuatik sebesar 1,60 dan indeks kemerataan jenis
sebesar 0,77, sedangkan, keanekaragaman jenis pada habitat terestrial sebesar 1,73 dan
kemerataan jenis sebesar 0,89. Dengan nilai kesamaan jenis sebesar 26,6 yaitu jenis
Leptophryne borbonica dan Limnonectes kuhlii

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: Sugiarti, S.IPust
Date Deposited: 06 Feb 2026 07:36
Last Modified: 06 Feb 2026 07:36
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32131

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200