Andraini, Een Juli and Wahyudi, Arianto and Sipriyadi, Sipriyadi (2025) KAJIAN POPULASI Rafflesia bengkuluensis SUSATYA, ARIANTO & MAT-SALLEH DI DESA KAYU AJARAN, KECAMATAN ULU MANNA, BENGKULU SELATAN. Other thesis, Universitas Bengkulu.
DRAF SIDANG SKRIPSI EEN JULI ANDRAINI npm E1B021016 lengkap dan utuhhh - Een juli Andraini.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (5MB)
Abstract
Rafflesia bengkuluensis merupakan spesies endemik Bengkulu yang terancam punah
dengan status Critically Endangered (CR) menurut IUCN 2024. Sebagai tumbuhan
holoparasit berdiameter 50–55 cm, spesies ini bergantung sepenuhnya pada tanaman inang
Tetrastigma untuk kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi
populasi R. bengkuluensis di Desa Kayu Ajaran, Kecamatan Ulu Manna, Bengkulu Selatan.
Penelitian dilakukan pada bulan April – Juni 2025 di di Desa Kayu Ajaran,
Kecamatan Ulu Manna, Bengkulu Selatan. Teknik penentuan lokasi penelitian
menggunakan metode purposive sampling dengan plot 4×4 m2
, langkah pertama
pengambilan koordinat bunga Rafflesia, kemudian menandai setiap kuncup dengan label
sebagai penanda ,mengukur dan mendokumentasikan knop, untuk melihat diameter
pertumbuhan knop secara berturut-turut dan tinggi knop, mendokumentasikan berupa
gambar yang didapat dari lokasi penelitian dan mengukur diameter liana di lokasi Rafflesia,
serta mengukur suhu udara, intensitas cahaya, pH tanah, dan mencatat data curah hujan
sebagai faktor lingkungan.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 8 knop yang tersebar pada tiga lokasi dengan
lokasi 3 memiliki jumlah terbanyak (6 individu), sedangkan lokasi 1 dan 2 masing-masing
1 individu. Jumlah knop hidup sebanyak 3 individu (37,5%) sedangkan knop mati mencapai
5 individu (62,5%). Mortalitas tertinggi disebabkan oleh penebangan pohon penyokong
inang yaitu 4 knop (80%) dan 1 knop (20%) mati secara alami. Struktur populasi didominasi
fase I dengan diameter 1-4 cm. Rata-rata pertumbuhan diameter knop 0,3–2,5 cm/minggu
dengan nilai standar deviasi 0,135-2,704. Sebaran geografis mengelompok dengan jarak
6,69–13,02 meter. Inang teridentifikasi sebagai T. leucostaphylum berdiameter 2,2–8,2 cm.
Kondisi lingkungan mendukung dengan suhu 25–30°C, kelembaban 79–88,9%, pH tanah
6,4–6,5 (agak masam), intensitas cahaya rendah 192–1067 lux, tekstur tanah lempung
berpasir, dan curah hujan 302–495 mm/bulan, meskipun kandungan unsur hara makro
tergolong rendah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Forestry |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 07:43 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 07:43 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32132 |

