POLA AKTIVITAS HARIAN SIAMANG (SYMPHALANGUS SYNDACTYLUS Raffles, 1821) DI KAWASAN HUTAN LINDUNG BUKIT DAUN DESA TANAH HITAM KECAMATAN PADANG JAYA KABUPATEN BENGKULU UTARA

Listarianto, Super Agus and Agus, Susatya and Hery, Suhartoyo (2025) POLA AKTIVITAS HARIAN SIAMANG (SYMPHALANGUS SYNDACTYLUS Raffles, 1821) DI KAWASAN HUTAN LINDUNG BUKIT DAUN DESA TANAH HITAM KECAMATAN PADANG JAYA KABUPATEN BENGKULU UTARA. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Format Skripsi Super Agus Listarianto - Super Agus Listarianto.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Siamang adalah primata endemik dari Pulau Sumatera. Siamang memiliki rambut yang
tebal dengan warna hitam, uniknya siamang tidak memiliki ekor, serta memiliki lengan panjang
yang membantu mereka berayun dari cabang ke cabang pohon. Siamang memiliki wilayah
persebaran di Pulau Sumatra, khususnya sepanjang pegunungan Bukit Barisan yang dikenal
sebagai salah satu habitat utama siamang dan ada di hutan primer yang di mulai dari ketinggian
300 m dpl hingga ketinggian 1.300 mdpl. Siamang termasuk dalam golongan primata arboreal,
yang berarti mereka banyak menghabiskan waktu hidup di atas pohon. Kehidupan di habitat
pohon memungkinkan mereka untuk bergerak dengan lincah dan melibatkan diri dalam berbagai
aktivitas, seperti mencari makanan, bermain, berkomunikasi, dan bertahan dari potensi predator.
Siamang merupakan spesies yang perlu dipertahankan populasinya, agar tetap terjaga,
upaya konservasi tersebut mencakup aspek perlindungan pelestarian dan pemanfaatan yang
lestari. Aktivitas yang dilakukan oleh siamang setiap harinya seperti makan, bersuara, berpindah
dari satu tempat ke tempat yang lain, bermain dan istirahat yang memiliki beberapa tujuan,
termasuk pengontrolan wilayah, pemenuhan kebutuhan hidup seperti mencari makanan, dan
upaya kelompok untuk menghindari bahaya predator. Populasi siamang terus mengalami
penurunan akibat adanya fragmentasi habitat, selain itu masih terjadi perburuan satwa liar untuk
diperdagangkan. Terjadinya fragmentasi hutan akibat pembukaan kawasan hutan dan
pembukaan lahan untuk perkebunan menyebabkan populasi siamang terdesak pada habitat dan
wilayah yang sempit. Siamang merupakan spesies yang perlu dipertahankan populasinya, agar
tetap terjaga, upaya konservasi tersebut mencakup aspek perlindungan, pelestarian dan
pemanfaatan yang lestari.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola aktivitas harian
siamang (Symphalangus Syndactylus Raffles, 1821) di Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun
Desa Tanah Hitam Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Hasil dari penelitian
ini dapat memberikan informasi dan menyediakan data mengenai pola aktivitas siamang di
Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun, tepatnya di Desa Tanah Hitam Kecamatan Padang Jaya
Kabupaten Bengkulu Utara yang telah beralih fungsi menjadi lahan perkebunan kopi, kemudian
dapat melakukan pengelolaan lahan yang berwawasan konservasi.
Penelitian ini telah dilakukan pada Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Desa Tanah Hitam
Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini juga telah dilaksanakan pada
Bulan 18-24 Maret 2025 di Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Desa Tanah Hitam Kecamatan
Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan
metode scan sampling, berdasarkan informasi siamang yang terdapat di pada Kawasan Hutan
Lindung Bukit Daun terdapat 1 kelompok, terdapat individu dewasa jantan, dewasa betina dan
anak.
Hasil penelitian yang dilakukan Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Desa Tanah
Hitam Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara, mendapatkan hasil persentase
paling tinggi pada hari aktivitas makan (63,81%) sedangkan persentase aktivitas terendah pada
pagi hari yaitu aktivitas grooming (0%). Siang hari aktivitas tertinggi yaitu aktivitas istirahat
(44,05%) sedangkan persentase terendah pada siang hari yaitu aktivitas bersuara (3,10%). Sore
hari akrtivitas yang memiliki persentase tertinggi yaitu aktivitas istirahat (44,03%) sedangkan
persentase aktivitas terendah pada sore hari yaitu aktivitas bersuara (0%)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: Sugiarti, S.IPust
Date Deposited: 06 Feb 2026 07:50
Last Modified: 06 Feb 2026 07:50
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32134

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200