PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN BURUNG WALET TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI TREMBESI (Samanea saman (Jacq.) Merr.)

Doloksaribu, Chicha and Enggar, Apriyanto and Efratenta, Katherina Depari (2025) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN BURUNG WALET TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI TREMBESI (Samanea saman (Jacq.) Merr.). Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Skripsi Chicha Doloksaribu - Chicha Doloksaribu (1).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Pupuk kotoran burung walet merupakan salah satu sumber pupuk organik alami yang
mengandung unsur hara makro dan mikro, seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K),
yang berperan penting dalam pertumbuhan tanaman. Pemanfaatannya pada tanaman
kehutanan, khususnya pada fase persemaian, masih sangat terbatas. Trembesi (Samanea
saman (Jacq.) Merr.) merupakan jenis pohon cepat tumbuh yang memiliki nilai ekologis
tinggi karena kemampuannya menyerap karbon dalam jumlah besar dan sering digunakan
untuk penghijauan serta tanaman peneduh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh berbagai komposisi pupuk kotoran burung walet terhadap pertumbuhan semai
trembesi, serta menentukan komposisi yang paling efektif untuk mendukung pertumbuhan
optimal bibit.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2025 di Persemaian Jurusan
Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. Metode yang digunakan adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial dengan empat perlakuan komposisi pupuk,
yaitu: P1 (0:1) tanpa pupuk, P2 (1:5), P3 (1:3), dan P4 (1:2) perbandingan pupuk kotoran
burung walet dengan tanah subsoil, masing-masing diulang sebanyak 15 kali. Variabel yang
diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, kepadatan klorofil daun,
panjang akar utama, berat basah total, berat kering total, dan Indeks Mutu Bibit (IMB). Data
dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berpengaruh nyata,
dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (LSD) 5% untuk mengetahui perbedaan
antarperlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran burung walet
berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel pertumbuhan semai trembesi. Perlakuan P2
(1:5) memberikan hasil terbaik dengan rata-rata tinggi 47,6 cm, diameter 4,2 mm, jumlah
daun 12,2 helai, berat kering 2,9 g, dan nilai IMB tertinggi. Komposisi ini dinilai paling
seimbang dalam menyediakan unsur hara makro (N, P, K) tanpa mengganggu aerasi dan
struktur fisik media tanam. Sementara itu, perlakuan P3 dan P4 yang menggunakan pupuk
lebih tinggi justru menurunkan pertumbuhan karena kelebihan nitrogen dan kelembapan
media yang berlebihan, yang menghambat aktivitas akar. Perlakuan kontrol (P1)
menghasilkan akar utama paling panjang (19,5 cm) akibat adaptasi tanaman terhadap kondisi
miskin hara.
Pupuk kotoran burung walet dengan komposisi 1:5 terbukti paling efektif dalam
meningkatkan pertumbuhan vegetatif semai trembesi dan menghasilkan mutu bibit terbaik.
Pemanfaatan pupuk ini berpotensi menjadi alternatif pupuk organik ramah lingkungan yang
mendukung peningkatan kualitas bibit kehutanan sekaligus mengoptimalkan limbah ternak
burung walet untuk pertanian berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: Sugiarti, S.IPust
Date Deposited: 06 Feb 2026 08:11
Last Modified: 06 Feb 2026 08:11
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32138

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200