KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG RANGKONG DI KAWASAN TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT (TNKS) WILAYAH VI DI SEKITAR DESA LADANG PALEMBANG KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU

Aneta, Teta and Erniwati, Erniwati and Edi, Suharto (2025) KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG RANGKONG DI KAWASAN TAMAN NASIONAL KERINCI SEBLAT (TNKS) WILAYAH VI DI SEKITAR DESA LADANG PALEMBANG KABUPATEN LEBONG PROVINSI BENGKULU. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Skripsi_Teta_Aneta_E1B020045 - Teta A.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Burung rangkong (Bucerotidae) merupakan kelompok burung berukuran besar
yang memiliki peran ekologis penting sebagai penyebar biji dan indikator kesehatan
ekosistem hutan tropis. Namun, keberadaannya di Indonesia semakin terancam akibat
kehilangan habitat dan perburuan liar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
keanekaragaman jenis burung rangkong serta jenis pohon pakan yang mendukung
keberadaannya di Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah VI sekitar
Desa Ladang Palembang, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Penelitian dilaksanakan
pada November–Desember 2024 dengan menggunakan metode point count di empat titik
pengamatan pada pagi dan sore hari, dilengkapi dengan analisis habitat melalui metode
Point Centred Quarter. Data yang dikumpulkan meliputi jenis dan jumlah individu burung
rangkong yang teramati secara visual maupun audio, serta jenis-jenis pohon yang
berpotensi sebagai sumber pakan.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua jenis burung rangkong, yaitu Julang
emas (Aceros undulatus) dengan 25 individu dan Rangkong badak (Buceros rhinoceros)
dengan 3 individu. Kedua jenis ini berstatus Vulnerable menurut IUCN dan termasuk
dalam Appendix II CITES. Selain itu, ditemukan tiga jenis pohon pakan utama yang
tersebar di seluruh titik pengamatan, yakni Hamerang putih (Ficus padana), Benying
(Ficus fistulosa), dan Ara kalumpang (Ficus variegata blume). Keberadaan pohon pakan
yang relatif merata diduga menjadi faktor penting mendukung aktivitas burung rangkong
di lokasi penelitian.
Penelitian ini menegaskan bahwa keanekaragaman burung rangkong di TNKS
didominasi dengan Julang emas, namun keberadaan sumber pakan alami masih cukup
terjaga. Hasil ini memberikan informasi dasar yang dapat digunakan dalam strategi
konservasi rangkong serta pengelolaan habitat di kawasan TNKS, khususnya dalam
mempertahankan ketersediaan pohon pakan dan menjaga kondisi hutan agar tetap
mendukung keberlangsungan hidup satwa penting ini.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: Sugiarti, S.IPust
Date Deposited: 06 Feb 2026 08:20
Last Modified: 06 Feb 2026 08:20
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32141

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200