GAMBARAN PERKEMBANGAN TERAPI WICARA PADAANAK SPEECH DELAY DI RUANG CENDRAWASIH RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU

OKTAPIANI, ALPINDA and Rina, Delfina and Encik Putri Ema, Komala (2025) GAMBARAN PERKEMBANGAN TERAPI WICARA PADAANAK SPEECH DELAY DI RUANG CENDRAWASIH RUMAH SAKIT KHUSUS JIWA SOEPRAPTO PROVINSI BENGKULU. Diploma thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
ALPINDA OKTAPIANI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Speech delay atau keterlambatan bicara merupakan salah satu gangguan perkembangan bahasa yang
sering ditemukan pada anak usia dini dan dapat berdampak pada kemampuan komunikasi, interaksi
sosial, serta prestasi belajar anak. Terapi wicara merupakan salah satu intervensi utama yang
digunakan untuk membantu anak dengan speech delay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran perkembangan terapi wicara pada anak speech delay di Ruang Cendrawasih Rumah Sakit
Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan
pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 45 anak dengan speech delay dan seluruhnya
dijadikan sampel (total sampling). Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi perkembangan
terapi wicara dan didukung dengan data sekunder dari catatan pasien. Analisis data dilakukan secara
univariat untuk melihat distribusi frekuensi tiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
mayoritas responden berusia 3–8 tahun (86,7%) dengan jenis kelamin laki-laki (62,2%). Lama terapi
terbanyak adalah 3–10 bulan (62,2%). Gambaran perkembangan terapi wicara menunjukkan 20,0%
anak berada pada kategori baik, 57,8% cukup, dan 22,2% kurang. Hal ini menunjukkan sebagian besar
anak mengalami peningkatan kemampuan berbahasa setelah menjalani terapi, meskipun masih ada
yang membutuhkan pendampingan lebih intensif. Kesimpulannya, terapi wicara berkontribusi positif
terhadap perkembangan kemampuan bicara anak speech delay, khususnya dalam aspek bahasa
reseptif, bahasa ekspresif, dan artikulasi. Keterlibatan orang tua serta konsistensi terapi menjadi faktor
penting yang mendukung keberhasilan intervensi.
Kata Kunci : Speech Delay, Terapi Wicara

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QM Human anatomy
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Diploma Nursing
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 11 Feb 2026 05:29
Last Modified: 11 Feb 2026 05:29
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32276

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200