JOETIANSYAH, FIQRI and Sardaniah, Sardaniah and Samwilson, Slamet (2025) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA MINUMAN KEMASAN TERHADAP KESEHATAN GINJAL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 KOTA BENGKULU. Diploma thesis, Universitas Bengkulu.
FIQRI JOETIANSYAH - Fikri Bengkulu.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi utama
untuk mengekskresikan sisa metabolisme tubuh seperti ureum, kreatinin dan asam
urat. Kesehatan ginjal adalah kondisi di mana ginjal dapat menjalankan fungsinya
dengan baik dalam menjaga keseimbangan tubuh. Menjaga kesehatan ginjal sangat
penting karena gangguan pada organ ini dapat menyebabkan penumpukan racun
dalam tubuh dan menimbulkan berbagai penyakit serius, seperti gagal ginjal. Salah
satu penyebab menurunnya fungsi ginjal pada remaja adalah kebiasaan
mengonsumsi minuman kemasan tinggi gula secara berlebihan. Pada meningkatnya
kebiasaan remaja dalam mengonsumsi minuman kemasan yang tinggi gula tanpa
memahami dampak jangka panjang terhadap fungsi ginjal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya konsumsi
minuman kemasan terhadap kesehatan ginjal di SMK Negeri 2 Kota Bengkulu.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan
survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dan XI SMK Negeri 2 Kota
Bengkulu sebanyak 1.090 orang, dengan jumlah sampel 92 responden yang dipilih
menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan
melalui kuesioner tertutup, dan hasil dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori
remaja pertengahan (usia 15–17 tahun) sebanyak 95,65%, dengan mayoritas
berjenis kelamin laki-laki (96,74%). Tingkat pengetahuan siswa mengenai bahaya
minuman kemasan terhadap kesehatan ginjal tergolong baik, yaitu sebanyak 63
orang (68,48%), sedangkan 21,74% memiliki pengetahuan cukup, dan 9,78%
termasuk kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah
memahami dampak negatif minuman kemasan terhadap kesehatan, namun masih
diperlukan upaya edukasi lanjutan agar seluruh siswa memiliki pengetahuan yang
optimal. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak
sekolah dan instansi kesehatan dalam meningkatkan edukasi tentang pola konsumsi
sehat di kalangan remaja.
Kata Kunci: Ginjal, Kesehatan Ginjal, Minuman Kemasan, Pengetahuan,
Remaja
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QM Human anatomy |
| Divisions: | Faculty of Math & Natural Science > Department of Diploma Nursing |
| Depositing User: | Oka Ariani S.IPust |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:56 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:56 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32282 |

