PROFIL TINGKAT XEROSIS KULIT PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA YANG MENDAPATKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DI RSUD HARAPAN DAN DOA KOTA BENGKULU

INDRIYANI, INDRIYANI and Bardah, Wasalamah and Marlin, Sutrisna (2025) PROFIL TINGKAT XEROSIS KULIT PADA PASIEN YANG MENJALANI HEMODIALISA YANG MENDAPATKAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DI RSUD HARAPAN DAN DOA KOTA BENGKULU. Diploma thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
INDRIYANI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan
angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Riskesdas
2018, prevalensi GGK di Indonesia mencapai 499.800 orang. Pasien GGK
umumnya menjalani terapi pengganti ginjal berupa hemodialisis. Salah satu efek
samping yang sering dialami pasien hemodialisis adalah xerosis kulit, yaitu
kondisi kulit kering yang menimbulkan rasa gatal, ketidaknyamanan, hingga
meningkatkan risiko infeksi. Prevalensi xerosis pada pasien hemodialisis
dilaporkan berkisar antara 50% hingga 90%. Data di RSUD Harapan dan Doa
Kota Bengkulu mencatat sebanyak 75 pasien GGK aktif menjalani hemodialisis
pada tahun 2024, dengan sebagian besar mengalami keluhan kulit kering. Salah
satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi xerosis
adalah Virgin Coconut Oil (VCO), karena kandungannya bersifat emolien alami
yang efektif melembapkan dan melindungi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran tingkat xerosis kulit setelah pemberian VCO. Metode yang
digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling,
melibatkan 27 responden. Intervensi dilakukan dengan mengoleskan VCO ke kulit
dua kali sehari selama 14 hari. Pengukuran tingkat xerosis dilakukan
menggunakan instrumen Over-all Dry Skin Score (ODSS). Hasil penelitian
menunjukkan penurunan tingkat xerosis dari derajat 2 (48.1%) menjadi derajat 1
(51.9%). Berdasarkan penelitian ini pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) secara
rutin berpotensi menurunkan tingkat xerosis pada pasien hemodialisis, sehingga
dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif dan mudah diterapkan
dalam perawatan kulit pasien GGK. Penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam
penelitian lanjutan untuk mengevaluasi jangka panjang penggunaan VCO
terhadap tingkat xerosis kulit pasien gagal ginjal kronis.
Kata Kunci: Xerosis Kulit, Hemodialisis, Virgin Coconut Oil (VCO)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QM Human anatomy
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Diploma Nursing
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 11 Feb 2026 07:04
Last Modified: 11 Feb 2026 07:04
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32284

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200