Arianto, Riki and Hidayat, Koto and Ika, Gusriani (2025) ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER (EOQ) PADA USAHA KUE “AREN” DI KOTA LUBUK LINGGAU. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRIPSI (RIKI ARIANTO_E1G021070).. - Riki Arianto.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Pertumbuhan industri di Indonesia saat ini menuntut penerapan manajemen yang
efektif, terutama dalam hal pengendalian persediaan untuk mencapai hasil produksi yang
berkualitas. Economic Order Quantity (EOQ) bertujuan untuk menentukan jumlah
pesanan yang paling efisien sesuai dengan kebutuhan serta mengurangi biaya yang
berkaitan dengan penyediaan bahan baku. Metode Economic Order Quantity (EOQ) juga
berkaitan erat dengan persediaan pengaman (Safety Stock) dan titik pemesanan kembali
(Reorder Point). Keterkaitan antara Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, dan
Reorder Pointsangat penting dalam manajemen persediaan. Bahan baku merupakan salah
satu hal pokok yang ada dalam suatu proses produksi sehingga ketersediaan bahan baku
sendiri harus benar-benar diatur dengan baik agar tidak mengalami masalah atau
keterlambatan demi kelancaran suatu proses produksi. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku pada usaha kue “aren” di kota
lubuk linggau menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Pengelolaan
persediaan yang efektif sangat penting untuk menyeimbangkan antara biaya pemesanan
dan biaya penyimpanan serta menghindari kelebihan atau kekurangan stok bahan baku.
Data yang dianalisis meliputi kebutuhan bahan baku utama seperti tepung terigu, Gula
Pasir, Gula Aren, telur, dan margarin selama periode April 2024 sampai Maret 2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu
menentukan kuantitas pemesanan optimal yang ekonomis, dengan frekuensi pemesanan
yang sesuai untuk tiap bahan baku. Penerapan metode EOQ berhasil mengurangi total
biaya persediaan menjadi Rp. 4.597.861, dibandingkan dengan kebijakan usaha kue
“aren” di kota lubuk linggau sebelumnya sebesar Rp. 6.230.188. Efisiensi pengelolaan
persediaan tercapai dengan penghematan biaya sebesar Rp.1.632.327 atau 26,20%.
Penelitian juga menentukan jumlah persediaan pengaman (safety stock) dan titik
pemesanan kembali (reorder point) yang memastikan ketersediaan bahan baku selama
proses produksi berjalan lancar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Faculty of Agriculture > Department of Industrial Technology of Agriculture |
| Depositing User: | Sugiarti, S.IPust |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 02:03 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 02:03 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32306 |

