PENGARUH LAMA PEREBUSAN TERHADAP KADAR TANIN TOTAL BUNGA PEPAYA (Carica papaya flos)

SARI, PUSPA and Dwi Kurnia, Putri and Tri Danang, Kurniawan (2025) PENGARUH LAMA PEREBUSAN TERHADAP KADAR TANIN TOTAL BUNGA PEPAYA (Carica papaya flos). Diploma thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
LTA PUSPA SARI F0I022052 - Puspa Sari.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Bunga pepaya adalah salah satu tanaman obat yang memiliki potensi untuk
dikembangkan sebagai tanaman yang memiliki khasiat sebagai bahan obat. Bunga
pepaya memiliki senyawa metabolit sekunder salah satunya yaitu tanin yang dapat
digunakan untuk mengobati diare, sebagai antiinflamasi, antiseptik, antivirus.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui berapa waktu optimal perebusan yang
dibutuhkan untuk mendapatkan kadar tanin tertinggi dan mengetahui apakah lama
perebusan berpengaruh terhadap kadar tanin yang dihasilkan dari hasil rebusan
bunga pepaya dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Jenis
penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dimana terlebih dahulu dilakukan
perebusan bunga pepaya dengan berbagai lama variasi perebusan. Hasil rebusan
yang didapatkan kemudian diambil untuk dijadikan sampel uji kuantitatif, dengan
melakukan penambahan reagen Folin Ciocalteu dan Natrium Karbonat 15 %,
setelah itu dibaca Panjang gelombang 725 nm. Larutan asam tanat digunakan
sebagai larutan pembanding dan untuk mengetahui panjang gelombang maksimum.
Kurva baku asam tanat adalah y= 0,1365x + 0,1907 dengan nilai koefisien korelasi
adalah 0,9895. Sedangkan untuk hasil penelitian uji kuantitatif pada sampel bunga
pepaya (Carica papaya flos) pada menit ke 0 mengandung tanin sebesar
12,39±0,20%, sedangkan pada menit ke 10 sebesar 11,07±0,03%, lalu pada menit
ke 15 sebesar 5,14±0,66%, dan pada menit ke 20 terdapat tanin sebesar
4,13±0,70%, pada menit ke 25 sebesar 2,16±0,44%, dan pada menit ke 30 sebesar
1,91±0,31%. Berdasarkan hasil analisis statistik (Anova), terdapat perbedaan yang
signifikan antar perlakuan waktu perebusan terhadap kadar tanin total dengan nilai
p 0,000 yang berarti (p < 0,05). Dari hasil tersebut terlihat bahwa ada pengaruh
antara lama perebusan dan kadar tanin dari rebusan bunga pepaya berbanding lurus
dan mendapatkan kadar tanin tertinggi dari lama perebusan selama 0 dan 10 menit.
Kata kunci : bunga pepaya, perebusan, spektrofotometri UV-VIS, tanin

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Diploma Pharmacy
Depositing User: Oka Ariani S.IPust
Date Deposited: 20 Feb 2026 03:36
Last Modified: 20 Feb 2026 03:36
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32437

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200