STUDI KOMPARATIF TERHADAP PEMBERIAN HIBAH ORANG TUA KEPADA ANAK ANTARA HUKUM INDONESIA DAN BRUNEI DARUSSALAM

FADHAL, YUDI NACHROWI and Sirman, Dahwal and DIMAS, DWI ARSO (2025) STUDI KOMPARATIF TERHADAP PEMBERIAN HIBAH ORANG TUA KEPADA ANAK ANTARA HUKUM INDONESIA DAN BRUNEI DARUSSALAM. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Text (Thesis)
SKRIPSI - FADHAL YUDI NACHROWI (B1A021280) - Fadhal Yudi.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berjudul "Studi Komparatif Terhadap Pemberian Hibah Orang Tua
kepada Anak antara Hukum Indonesia dan Brunei Darussalam" dan disusun dalam
format skripsi hukum normatif dengan pendekatan Perundang-undangan dan
pendekatan komparatif. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis
perbedaan regulasi serta implementasi hukum hibah orang tua kepada anak antara
dua negara yang sama-sama berpenduduk mayoritas Muslim namun memiliki sistem
hukum yang berbeda. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif,
yaitu pendekatan kepustakaan yang mengkaji sumber hukum primer, sekunder, dan
tersier untuk menemukan prinsip dan norma hukum yang berlaku. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan sistem hukum campuran yang
menggabungkan hukum adat, hukum Islam, dan hukum Barat (KUH Perdata),
sehingga pemberian hibah diatur secara ketat melalui akta otentik dan dapat berkaitan
langsung dengan hak waris, terutama dalam kerangka Kompilasi Hukum Islam.
Sementara itu, Brunei Darussalam menerapkan sistem hukum Islam sebagai hukum
nasional secara menyeluruh, yang memungkinkan pemberian hibah cukup
berdasarkan prinsip syariah tanpa keharusan formal seperti akta notaris, selama
memenuhi unsur ijab-qabul dan niat ikhlas. Hibah di Brunei Darussalam dikuatkan
melalui Hibah Order 2018 dan berada di bawah pengawasan Mahkamah Syariah.
Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah perlunya harmonisasi peraturan
hibah di Indonesia agar tidak tumpang tindih antara KUH Perdata dan KHI, serta
perlunya edukasi hukum kepada masyarakat. Di sisi lain, Brunei Darussalam
disarankan memperkuat dokumentasi administratif guna menunjang legalitas hibah
dalam konteks hukum modern. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
kontribusi bagi pengembangan hukum perdata Islam dan praktik hibah yang adil, sah,
dan sesuai konteks budaya serta agama di masing-masing negara.
Kata Kunci: Hibah, Hukum Islam, Indonesia, Brunei Darussalam, Perbandingan
Hukum.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: Irma Rohayu, S.IPust
Date Deposited: 02 Mar 2026 06:48
Last Modified: 02 Mar 2026 06:48
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32554

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200