UPAYA MASYARAKAT KAMPUNG ULOS HUTARAJA DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MEMPERTAHANKAN KEASLIAN ULOS SIBOLANG SEBAGAI KEKAYAAN INTELEKTUAL KOMUNAL DI KABUPATEN SAMOSIR

Jenderal, Parlindungan Sinurat and Widiya, N Rosari and Edi, Hermansyah (2025) UPAYA MASYARAKAT KAMPUNG ULOS HUTARAJA DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MEMPERTAHANKAN KEASLIAN ULOS SIBOLANG SEBAGAI KEKAYAAN INTELEKTUAL KOMUNAL DI KABUPATEN SAMOSIR. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Text (Thesis)
SKRIPSI FULL_Jenderal Parlindungan Sinurat_B1A020079 - JEND S.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Ulos Sibolang merupakan representasi nilai-nilai budaya Batak seperti nilai
filosofis dan historis yang tertanam dalam struktur sosial dan filosofi kehidupan
masyarakat Batak Toba sehingga digunakan dalam berbagai upacara adat, serta
diwariskan secara turun-temurun dengan teknik penenunan tradisional. Keberadaan
Ulos Sibolang saat ini menghadapi ancaman serius akibat perkembangan industri
tekstil modern yang memproduksi ulos pabrikan dengan harga murah, mengabaikan
nilai budaya, serta mengurangi peran pengrajin tradisional. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis upaya masyarakat Kampung Ulos Hutaraja dan pemerintah
daerah dalam mempertahankan keaslian Ulos Sibolang sebagai Kekayaan
Intelektual Komunal (KIK) di Kabupaten Samosir dan untuk mengetahui dan
menganalisis faktor penghambat dalam mempertahankan keaslian Ulos Sibolang
sebagai kekayaan intelektual komunal di Kabupaten Samosir. Jenis penelitian yaitu
penelitian hukum empiris. Metode pengumpulan data melalui wawancara,
observasi, dan studi dokumentasi. Upaya masyarakat Kampung Ulos Hutaraja dan
pemerintah daerah dalam mempertahankan keaslian Ulos Sibolang sebagai
Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) di Kabupaten Samosir antara lain
mempertahankan teknik tenun tradisional dengan alat tenun bukan mesin (ATBM),
menggunakan bahan alami, melakukan pengendalian mutu oleh ketua kelompok
tenun Hutaraja dan dipasarkan hanya melalui galeri ulos Hutaraja, mewariskan
keterampilan menenun secara generatif, membatasi komersialisasi, serta terlibat
dalam promosi budaya melalui festival dan pariwisata. Pemerintah Kabupaten
Samosir turut berperan melalui pendaftaran KIK, penyelenggaraan festival ulos,
pelatihan penenun, penguatan regulasi berupa RAPERDA, serta pengawasan
terhadap penjualan ulos pabrikan. Sementara itu, faktor penghambat yang paling
menonjol meliputi komersialisasi ulos mesin, berkurangnya minat generasi muda,
kurangnya dokumentasi dan inventarisasi budaya, keterbatasan akses hukum
terhadap perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal, rendahnya edukasi
konsumen, serta pengaruh globalisasi yang mendorong pergeseran gaya hidup
masyarakat Batak.
Kata Kunci: Ulos Sibolang, Kekayaan Intelektual Komunal, Kampung Ulos
Hutaraja, Kabupaten Samosir.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: Irma Rohayu, S.IPust
Date Deposited: 03 Mar 2026 07:31
Last Modified: 03 Mar 2026 07:31
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32616

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200