FAKTOR PENYEBAB RESIDIVIS OLEH ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG TELAH MENDAPAT PEMBEBASAN BERSYARAT

Wanda, Aprilla and Sudirman, Sitepu and DWI, PUTRI LESTARIKA (2025) FAKTOR PENYEBAB RESIDIVIS OLEH ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN YANG TELAH MENDAPAT PEMBEBASAN BERSYARAT. Other thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Text (Thesis)
SKRIPSI WANDA FULL - Wanda Aprilla.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Indonesia dihadapkan pada kenyataan pahit dengan meningkatnya kasus kriminal
yang melibatkan anak sebagai pelaku, khususnya tindak pidana pencurian. Situasi
ini menegaskan pentingnya sistem rehabilitasi yang mampu membentuk anak
menjadi individu yang utuh, menyadari kesalahan mereka agar bisa memperbaiki
diri, dan menghindari pengulangan tindak pidana sesuai dengan tujuan
Pemasyarakatan. Salah satu program dalam sistem tersebut ialah Pembebasan
Bersyarat. Namun, kenyataan menunjukkan masih adanya anak yang kembali
melakukan tindak pidana walau telah menjalani program Pembebasan Bersyarat,
yang mengindikasikan adanya celah dalam pelaksanaan pembimbingan selama
masa Pembebasan Bersyarat. Adapun tujuan atau urgensi penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui dan menganalisis faktor penyebab residivis pada anak pelaku
tindak pidana pencurian yang telah mendapat Pembebasan Bersyarat serta
hambatan dalam pelaksanaan pembimbingan di Balai Pemasyarakatan Kelas I
Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian empiris
dengan pendekatan penelitian non doktrinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
faktor penyebab residivis pada anak pelaku tindak pidana pencurian yang telah
mendapat Pembebasan Bersyarat adalah faktor ekonomi, faktor lingkungan sosial
dan pergaulan, faktor keluarga, faktor pembimbingan yang tidak optimal, serta
faktor kesadaran dan motivasi anak yang rendah. Sedangkan hambatan dalam
pelaksanaan pembimbingan di Balai Pemasyarakatan Kelas I Bengkulu adalah
minimnya partisipasi dan dukungan keluarga anak, monitoring pasca pembebasan
anak yang tidak dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pembimbing
Kemasyrakaatan, Pembimbing Kemasyarakatan kesulitan memutus pergaulan
negatif anak, Keterbatasan anggaran dalam pelaksanaan pembimbingan yang
komprehensif, Beban kerja pembimbing kemasyarakatan yang terlalu besar serta
peran pemerintah yang belum optimal dalam mendorong reintegrasi sosial anak.
Kata kunci: Anak Pelaku Pidana Pencurian, Residivis, Pembebasan Bersyarat,
Kriminologi, Pembimbing Kemasyarakatan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: Irma Rohayu, S.IPust
Date Deposited: 05 Mar 2026 02:27
Last Modified: 05 Mar 2026 02:27
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32671

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200