Kharisma, Rahmadani Putri and Susi, Ramadhani and Stevri, Iskandar (2025) PENYELESAIAN DELIK ADAT “NGANDUNG LUEA NIKEAK ASEA PEZINA” DI KECAMATAN TANJUNG AGUNG PALIK, KABUPATEN BENGKULU UTARA. Other thesis, Universitas Bengkulu.
SKRISPSI KHARISMA RAHMADANI PUTRI - Kharisma Rhp.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (6MB)
Abstract
Pelanggaran delik adat ngandung luea nikeak asea pezina di Kecamatan
Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara khususnya di Desa Alun Dua,
Desa Sawang Lebar Ilir dan Desa Lubuk Pendam masih sering terjadi dikalangan
masyarakat, dalam hal ini penyelesaiannya dikenakan denda adat berupa sejumlah
uang dan sangsi adat berupa ritual adat (cuci kampung) yang telah di tetapkan oleh
Badan Perwakilan Desa (BPD) bersama Lembaga Adat dan Pemerintah Desa.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana
penyelesaian delik adat ngandung luea nikeak asea pezina di Kecamatan Tanjung
Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara, serta untuk mengetahui dan
mendeskripsikan apa faktor penghambat penyelesaian delik adat ngandung luea
nikeak asea pezina di Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris yang berupaya untuk
melihat hukum dalam artian yang nyata atau dapat dikatakan melihat, meneliti
bagaimana bekerjanya hukum di masyarakat. Hasil penelitian ini yaitu berupa
penyelesaian delik adat ngandung luea nikeak asea pezina di Kecamatan Tanjung
Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara yang dikenakan denda adat berupa
sejumlah uang dan sangsi adat berupa ritual adat (cuci kampung) dengan beberapa
tahapan yaitu tahapan pelaporan, tahapan musyawarah adat/sidang adat dan tahapan
pelaksanaan ritual adat (cuci kampung). Dalam pelaksanaan penyelesaian delik adat
ngandung luea nikeak asea pezina di Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten
Bengkulu Utara tidak telepas dari adanya faktor penghambat yaitu faktor ekonomi,
faktor keluarga dan kurangnya kesadaran para pelaku untuk bertanggung jawab.
Dari hasil penelitian diatas disaraan kepada Lembaga Adat, Pemerintah Desa, dan
BPD untuk mengkaji ulang denda adat yang telah ada, saling bekerjasama, dan
pemerintah kecamatan memberikan peraturan untuk kejelasan penyerahan
tanggung jawab penyelesaian secara adat ke setiap Desa.
Kata Kunci : Penyelesaian, Delik Adat, Ngandung Luea Nikeak Asea Pezina
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law Science |
| Depositing User: | Irma Rohayu, S.IPust |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 02:58 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 02:58 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32742 |

