ANALISIS TERHADAP PEMBATALAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN TANPA PERSETUJUAN MANTAN ISTRI (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor : 1434 K/Pdt/2017)

LIBERTI, MARANATA SITEPU and Nur, Sulistyo B. Ambarini and Emilia, Kontesa (2025) ANALISIS TERHADAP PEMBATALAN PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI SEBIDANG TANAH DAN BANGUNAN TANPA PERSETUJUAN MANTAN ISTRI (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor : 1434 K/Pdt/2017). Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Text (Thesis)
Tesis Liberti Maranata Sitepu_sizeKecil - Liberti Sitepu.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) adalah salah satu akta autentik yang dibuat
oleh Notaris. Dalam membuat Akta PPJB, Notaris wajib menganalisis subjek dan
objek hukumnya dan bertindak hati-hati, karena dapat mengakibatkan PPJB batal
demi hukum berdasarkan putusan pengadilan. Rumusan masalah dalam tesis ini
apakah Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1434 K/Pdt/2017 yang membatalkan
Perjanjian Pengikatan Jual Beli Nomor 88 tanggal 30 Agustus 2010 telah memenuhi
asas keadilan dan mengapa persetujuan mantan istri secara hukum tetap diperlukan
dalam pembuatan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Nomor 88 tanggal 30 Agustus 2010
yang dibuat di hadapan Notaris. Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum
interpretasi secara kualitatif, pendekatannya adalah perundang-undangan dan
pendekatan kasus, data yang digunakan adalah sekunder yang terbagi ke dalam bahan
hukum primer, sekunder, dan tersier melalui studi kepustakaan, analisis secara
kualitatif dengan jenisnya interpretasi sistematis (logis). Hasil analisis membuktikan
putusan Majelis Hakim telah sesuai karena memenuhi aspek kepastian hukum dan
keadilan. Akta autentik wajib memenuhi kebenaran materiil, sehingga ketiadaan
persetujuan dari Liana Sunyoto sebagai mantan istri Ignatius Pribadi membuat akta itu
tidak memenuhi syarat subjektif. Perbuatan Melawan Hukum yang dilakukan oleh
mantan suami atas tanah dan bangunan merupakan perbuatan yang merugikan mantan
istri. Dengan demikian, tanah objek perkara sangat terlarang untuk dialihkan oleh
Notaris dan mengakibatkannya juga beraspek batal demi hukum.
Kata Kunci : Pembatalan; Perjanjian Pengikatan Jual Beli; Persetujuan Mantan Istri.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Postgraduate Program > Master of Notary
Depositing User: Irma Rohayu, S.IPust
Date Deposited: 06 Mar 2026 03:08
Last Modified: 06 Mar 2026 03:08
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32743

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200