Rostiana, Rostiana and Lizar, Alfansi and Iskandar, Iskandar (2018) ANALISIS DAMPAK PEMODERASIAN KOMITMEN ORGANISASIONAL PADA PENGARUH KOMPETENSI DAN TAMBAHAN PENDAPATAN PEGAWAI TERHADAP KINERJA PENGELOLA KEUANGAN OPD PEMERINTAH KOTA BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.
TESIS.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (3MB)
Abstract
Kinerja pegawai mempunyai definisi yang berbeda-beda, tetapi bisa
dikategorikan menjadi task performance (orientasi kinerja pada penyelesaian tugas)
dan contextual performance(orienasi kinerja pada kontektual). Penelitian ini fokus
pada kinerja dalam konteks penyelesaian tugas (task performance). Task performance
didefinisikan sebagai berikut (Ramawickrama, et al., 2017). Terkait dengan penilaian
kinerja dalam pasal 75 Undang- Undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil
Negara (ASN) disebutkan bahwa penilaian kinerja ASN bertujuan untuk menjamin
objektivitas pembinaan ASN yang didasarkan pada sistim prestasi dan sistim karier.
Penilaian kinerja pegawai negeri dibuat berdasarkan teori yang relevan dengan
efisiensi dan efektivitas pekerjaan pegawai negeri.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah komitmen
organisasional merupakan pemoderasi dalam analisis pengaruh kompetensi dan
tambahan pendapatan pegawai terhadap kinerja pengelola keuangan OPD Pemerintah
Kota Bengkulu. Penelitian ini penting dalam rangka untuk mengukur efektivitas
program tambahan pendapatan pegawai terhadap kinerja dan komitmen mereka
sebagai ASN pada OPD Pemerintah Kota Bengkulu.
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dampak pemoderasian komitmen
organisasional pada pengaruh kompetensi dan tambahan pendapatan pegawai
terhadap kinerja pengelola keuangan OPD Pemerintah Kota Bengkulu. Metode
pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner, yang disebarkan ke seluruh
pengelola keuangan di OPD Pemerintah Kota Bengkulu sebanyak 164 kuesioner yang
terdiri dari 41 pengguna anggaran/ kuasa pengguna anggara, 41 penata usahaan
keuangan, 41 bendahra pengeluaran dan 41 staf pengelola,di 41 OPD Pemerintah
Kota Bengkulu. oleh sebab itu sebelum dilakukan analisis data terlebih dahulu
dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Studi ini menggunakan
pendekatan penelitian deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan regresi
hirarki yang disesuaikan dengan rumusaan masalah dan tujuan penelitian. Penentuan
moderasi komitmen organisasional pada pengaruh kompetensi dan tambahan
pendapatan pegawai terhadap kinerja, disamping menggunakan regresi hirarki, dalam
penelitian ini juga dijelaskan dengan pendekatan grafik sebagaimana dikemukakan
oleh Baron & Kenny (1984).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kompetensi berpengaruh signifikan
ix
terhadap kinerja pengelola keuangan Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota
Bengkulu. 2) Tambahan pendapatan pegawai memberikan dampak positif terhadap
kinerja pengelola keuangan OPD Pemerintah Kota Bengkulu. 3)Tambahan
pendapatan pegawai dan komitmen organisasional secara simultan berpengaruh
positif terhadap kinerja pengelola keuangan OPD Pemerintah Kota Bengkulu. 4)
Komitmen Organisasi tidak mememoderasi variabel Tambahan Pendapatan pegawai
dan Kompetensi terhadap kinerja pengeloal keuangan OPD Pemerintah Kota
Bengkulu. 5) Tambahan Pendapatan Pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap
Komitmen Organisasi Pengelola Keuangan OPD Pemerintah Kota Bengkulu. 6)
Kompetensi tidak berpengaruh secara signifikan terhdap komitmen organisasional
pengelola keuangan OPD Pemerintah Kota Bengkulu. 7) Komitmen Organisasional
tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pengelola keuangan OPD
Pemerintah Kota Bengkulu.
Implikasi strategis ke depan Pemerintah Kota Bengkulu harus berupaya
menciptakan komitmen pegawai, khususnya pengelola keuangan pada OPD
Pemerintah Kota Bengkulu. Komitmen pegawai pengelola keuangan sangat krusial
terkait dengan pertanggungjawaban penggunaan anggaran sektor publik. Masyarkat
semakin kritis terhadap penyimpangan yang terjadi dalam penggunaan anggaran
pemerintah daerah, oleh sebab itu laporan keuangan harus memenuhi standar
anggaran berbasis kinerja, khususnya prinsip transfaransi dan akuntabilitas. sehingga
memunculkan dugaan adanya indikasi bahwa komitmen pegawai pengelola keuangan
pada OPD Pemerintah Kota Bengkulu belum tercipta. Oleh sebab itu disarankan
supaya Pemerintah Kota Bengkulu ke depan lebih meningkatkan efektivitas program
tambahan pendapatan pegawai sambil tetap menjaga kompetensi pegawai, khususnya
pengelola keuangan pada OPD Pemerintah Kota Bengkulu.
Dalam penelitian ini disaranakan 1) Kompetensi pengelola keuangan harus
lebih ditingkatkan lagi dengan cara merekrut pegawai yang sesuai dengan kebutuhan
yaitu sarjana akuntansi, selanjutnya pemerintah harus lebih banyak lagi mengadakan
pelatihan- pelatihan tentang keuangan baik mengadakan dilingkungan Pemerintah
Kota Bengkulu ataupun mengirim keluar untuk mengikuti pelatihan tentang
keuangan. 2) Proram Tambahan Pendapatan Pegawai hendaknya dilaksakan berlanjut
untuk tahun- tahun selanjutnya, kemudian nilai besaran tambahan penghasilan yang
diberikan ditinjau dalam periode tertentu untuk penyesuaian besaran tambahan
penghasilan pegawai dengan besaran kebutuhan hidup, sehingga aparatur pemerintah
bisa lebih giat bekerja dan pada akhirnya meningkathan produktivitas kinerjanya.
3)Komitmen organisasional pegawai terhadap organisasi perlu ditumbuhkan dan
dijaga dalam upaya peningkatan kierja pengelola keuangan OPD, hal ini dapat
dilakukan dengan memberikan reward kepada pegawai yang berprestasi, memberikan
kenyamanan dilingkungan kerja misalnya dengan melengkapi fasilitas- fasitas di
kantor, Pimpinan sebagai pengambil kebijakan juga harus berperan aktif untuk
menciptaka komitmen organisasional terhadap pegawai dengan tidak membedakan
antara satu dan lainnya, selalu bersikap adil terhadap pegawai dan selalu memberikan
motivasi kepada bawahannya. 4) untuk penelitian selanjutnya agar dapat
menggunakan jumlah responden yang lebih banyak, agar hasil penelitian yang
dilakukan memiliki tingkat keakurantan yang tinggi dan dapat menambahkan varibel
lain yang dapat mempengaruhi kinerja pengelola keuangan misalnya motivasi,
penghargaan (reward) dan lain- lain.
x
xi
Kata kunci: kompetensi, tambahan pendapatan pegawai, komitmen organisaisonal,
moderasi, kinerja pengelola keuangan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master of Management Program |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 02:29 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 02:29 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32773 |

