Yuliansyah, Anton Ramadani and Lizar, Alfansi and Retno, Agustina Ekaputri (2018) A N A L I S I S P E R S E P S I M A S Y A R A K A T T E R H A D A P P E N G G U N A A N D A N A D E S A DI KABUPATEN KEPAHIANG TAHUN 2016. Masters thesis, Universitas Bengkulu.
TESIS ANTON RAMADANI YULIANSYAH.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (7MB)
Abstract
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tentang Desa yang dijadikan
sebagai landasan ataupun acuan dalam pengelolaan dana desa, sedangkan teknis
penggunaannya adalah Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan
Daerah tertinggal dan transmigrasi Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penetapan
Prioritas Penggunaan Dana Desa. Dana Desa di tahun 2016 ini digunakan untuk
membiayai pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal desa bidang
Pembangunan Desa (membangun infrastuktur) antara lain jalan, irigasi, jembatan
sederhana, dan talud dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, seperti pengembangan
Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), pembentukan Kader Pemberdayaan
Masyarakat Desa (KPMD), Dalam realisasinya, masyarakat berhak menentukan
secara mandiri penggunaan Dana Desa sesuai dengan musyawarah desa (Musdes)
sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Desa. Kabupaten Kepahiang dari 105 desa yang ada, hanya 4 desa yang
sudah menjalankan peraturan tersebut diatas, sedangkan 101 desa lainnya masih
fokus ke bidang pembangunan dalam hal ini infrastruktur.
Tujuan penelitian ini untuk: 1) Mengetahui dan menganalisis persepsi masyarakat
terhadap penggunaan dana desa dari tinjauan efektivitas pembangunan
infrastuktur desa dilihat dari aspek input, output, outcome, Benefit, impact; 2)
Untuk mengetahui dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap penggunaan
dana desa dari tinjauan efektivitas pemberdayaan masyarakat desa dilihat dari
aspek input, output, outcome, Benefit, impact. Penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif dengan metode pengambilan sampel pada penelitian ini yang digunakan
adalah probability sampling dengan teknik sampling Cluster Sampling yaitu
teknik sampling daerah digunakan untuk menentukan sampel bila obyek yang
akan diteliti atau sumber data sangat luas, misal penduduk dari suatu negara,
propinsi atau kabupaten (Sugiono, 2015). Adapun responden yang dipilih terbagi
dua. Responden yang pertama terdiri dari 1) kepala desa, 2) sekretaris desa, 3)
bendahara desa, 4) tokoh masyarakat, 5) unsur pendamping desa, 6) unsur
kecamatan, 7) unsur badan pengawas desa (BPD), 8) unsur kabupaten yang
diwakili oleh dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat desa. Dalam penelitian
ini metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, kuisioner dan
dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
model Miles dan Huberman.
v
7
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan program-program
pembangunan desa yang dibiayai oleh dana desa menunjukkan bahwa program
pembangunan desa lebih mengarah pada program pembangunan fisik
(infrastruktur). Pilihan pembangunan yang bersifat fisik tersebut tidak terlepas
dari kondisi serta kebutuhan masyarakat desa di Kabupaten Kepahiang.Pilihan ke
arah pembangunan fisik di desa-desa di Kabupaten Kepahiang telah memenuhi
kebutuhan infrastruktur fisik desa. Meski demikian, jika dilihat dari substantif
pembangunan yakni terwujudnya kesejahteraan masyarakat, pilihan pembangunan
fisik tersebut belum mampu mengarah kekondisi tersebuit. Kesejahteraan
masyarakat tidak mungkin dapat terwujud melalui pembangunan fisik saja, namun
juga memerlukan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan fisik
juga harus disinergiskan dengan program pemberdayaan masyarakat.
Saran yang diajukan oleh peneliti berdasarkan hasil penelitian ini adalah untuk
angka terendah dalam penilaian efektif berada pada indikator yang berbunyi
jumlah masyarakat yang menerima bantuan modal usaha di dimensi output yang
nilainya 3,49 terendah dibandingkan dengan nilai yang lainnya, tetapi masih
kategori efektif. Sehingga perlu ditingkatkan akan pentingnya pemberdayaan di
bagian simpan pinjam untuk pengembangan usaha masyarakat. Penggunaan dana
desa telah diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur desa sedangkan untuk
pemberdayaan masyarakat desa masih belum maksimal. Oleh karena itu, untuk
lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan pada program�program pemberdayaan masyarakat lebih diprioritaskan. Penggunaan dana desa
untuk kegiatan yang tidak termasuk prioritas dapat dilakukan sepanjang
kebutuhan untuk pemenuhan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan
masyarakat telah terpenuhi.
Kata Kunci : Persepsi, Efektifitas, Dana Desa, Pembangunan infrastruktur,
Pemberdayaan, masyarakat desa.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master of Management Program |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 03:53 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 03:53 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32785 |

