PENGARUH KEJELASAN PERAN, STRES KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA LUBUKLINGAU

Oktasari, Dwi and Fahrudin, JS Pareke and Praningrum, Praningrum (2018) PENGARUH KEJELASAN PERAN, STRES KERJA DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA LUBUKLINGAU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[thumbnail of Thesis] Archive (Thesis)
Tesis Dwi Oktasari MM 32.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh suatu konsep bahwa organisasi pemerintah
dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, yaitu melindungi kepentingan
masyarakat, melayani kebutuhan masyarakat, dan pada akhirnya tujuan yang
paling utama adalah mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.
Dalam konteks organisasi publik, perubahan eksternal yang saat ini direspon
adalah tuntutan akan demokratisasi, transparansi, dan akuntabilitas pemerintah
dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan kenyataan ini maka
organisasi pemerintahan dituntut mampu menampilkan kinerja yang benar-benar
baik. Untuk menjawab tuntutan tersebut, peranan kinerja sumber daya manusia
pemerintahan, dalam hal ini adalah Pegawai Negeri Sipil, menjadi hal yang paling
penting. Namun demikian yang harus disadari adalah kinerja sumber daya
manusia sangat dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya yaitu kejelasan peran,
stress kerja dan karakteristik individu yang harus menjadi perhatian pemerintah
sebagai stake holder.
Berdasarkan pada konsep dan fenomena yang dijelaskan maka tujuan penelitian
ini yaitu untuk menganalisis (a) pengaruh kejelasan peran, (b) stres kerja dan (c)
karakteristik individu terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama
Kota Lubuklinggau baik secara terpisah maupun secara bersamaan.
vii
Teori dan konsep yang digunakan dalam penelitian ini digunakan sebagai
landasan berpikir dalam proses pelaksanaan penelitian. Teori atau konsep tersebut
yaitu: (a) kinerja dalam penelitian ini adalah unjuk kerja atau hasil kerja pegawai
Kantor Kementerian Agama Kota Lubuklinggau dan dimensi yang menjadi
ukuran atas kinerja pegawai dalam penelitian ini yaitu pelayanan, ekonomis,
efisiensi, efektivitas dan equity, (b) kejelasan peran dalam penelitian ini yaitu
pemahaman pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Lubuklinggau atas peran
yang harus dijalankan. Dimensi yang menjadi ukuran atas kejelasan peran yaitu
kejelasan tugas pokok dan fungsi, kejelasan rencana kerja, kejelasan prosedur
pelaksanaan kerja dan kejelasan tujuan pekerjaan, (c) stres kerja dalam penelitian
ini yaitu tekanan yang muncul dalam pekerjaan pada Kantor Kementerian
Agaman Kota Lubuklinggau. Dimensi yang menjadi ukuran atas stress kerja
pegawai dalam penelitian ini yaitu dimensi kecemasan, dimensi perlawanan dan
dimensi keletihan dan (d) karakteristik individu dalam penelitian ini yaitu ciri-ciri
khusus yang muncul dalam diri pegawai Kantor Kementerian Agama Kota
Lubuklinggau ketika melaksanakan pekerjaan. Dimensi yang menjadi ukuran atas
karakteristik individu dalam penelitian ini yaitu dimensi kepribadian, sikap,
kemampuan, kepercayaan dan pengalaman kerja.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data
primer dan sekunder. Data primer yaitu data yang bersumber dari orang pertama,
dalam penelitian ini adalah responden. Sedangkan data sekunder adalah data yang
diperoleh dari sumber kedua seperti dokumen foto, daftar hadir pegawai, daftar
kepangkatan dan lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu
kuesioner, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan
menggunakan teknik scoring dan beberapa uji statistic.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (a) kejelasan peran berpengaruh signifikan
terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kota Lubuklinggau, (b)
stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor
Kementerian Agama Kota Lubuklinggau, (c) karakteristik individu berpengaruh
viii
signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian Agama Kota
Lubuklinggau dan (d) kejelasan peran, stres kerja dan karakteristik individu secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Kantor Kementerian
Agama Kota Lubuklinggau.
Implikasi strategis hasil penelitian yaitu kejelasan peran pegawai merupakan
aspek yang dapat memberikan dukungan terhadap peningkatan kinerja pegawai
sehingga organisasi perlu membuat desain kerja yang benar-benar dapat dipahami
pegawai. Selanjutnya organisasi juga dapat menyusun manajemen stres kerja
pegawai agar dapat memanfaatkan stres kerja menjadi potensi yang dapat
mendukung kinerja pegawai. Hal yang terpenting adalah organisasi membuat
sererangkat kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas karakteristik individu
pegawai dalam mendukung kinerja pegawai.
Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian yaitu pimpinan pada Kantor
Kementerian Agama Kota Lubuklinggau hendaknya (a) terus lebih memperjelas
dan mempertegas peran masing-masing pegawai sesuai dengan bidang, (b)
menurunkan tingkat stres kerja yang masih tinggi meskipun hal ini tidak
berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan (c) memotivasi pegawai
untuk memperbaiki karakteristik personal dalam melaksanakkan tugas dan fungsi
mereka sebagai abdi negara.
Kata Kunci: pengaruh, kejelasan peran, stress kerja, karakteristik individu, kinerja
pegawai

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Master of Management Program
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 10 Mar 2026 03:59
Last Modified: 10 Mar 2026 04:01
URI: https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32787

Actions (login required)

View Item
View Item

slot gacor terbaik

slot gacor terpercaya

Situs Resmi Bisawd

slot gacor 4d

Slot Terpercaya

Slot Gacor bet 200