Octaven, Teddy and Meiliani, Meiliani and Paulus, Suluk Kananlua (2018) PENGARUH KARAKTERISTIK PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.
TESIS TEDDY OCTAVEN.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (3MB)
Abstract
Dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah daerah diharapkan dapat
mengelola peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) secara tepat dengan
mengalokasikan dana tersebut pada jenis belanja yang dapat mendorong
pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan
rakyat (Novianto & Hanafiah, 2015). Semakin besar kontribusi pendapatan asli
daerah terhadap struktur APBD maka akan semakin kecil pula ketergantungan
daerah terhadap bantuan pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus mengenali
potensi dan mengidentifikasi sumber-sumber daya yang dimilikinya untuk
meningkatkan pendapatan asli daerah (Abdullah & Febriansyah, 2015).
Pendapatan Asli Daerah merupakan tulang punggung pembiayaan daerah, oleh
karena itu kemampuan daerah menggali PAD akan mempengaruhi perkembangan
dan pembangunan daerah tersebut (Julitawati et al., 2012). Apabila pemerintah
mampu meningkatkan PAD maka otomatis belanja daerah yang dibebankan pada
APBD kabupaten/kota akan mampu diakomodir sesuai kebutuhan yang ada.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran pemerintah
daerah, tingkat kekayaan daerah, tingkat ketergantungan pada pusat, dan belanja
daerah terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Data penelitian bersumber
dari data sekunder yang diperoleh dari laporan anggaran pendapatan dan belanja
daerah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, mulai tahun 2012 hingga tahun
2016. Data penelitian diolah menggunakan analisis regresi berganda dengan
pendekatan data panel. Program komputer yang digunakan adalah e-views 9 for
Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ukuran pemerintah daerah tidak
berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi
Bengkulu; (2) Tingkat kekayaan daerah tidak berpengaruh terhadap kinerja
keuangan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Hal ini berarti bahwa
peningkatan kekayaan daerah akan meningkatkan kinerja keuangan pemerintah
daerah; (3) Tingkat ketergantungan pada pemerintah pusat berpengaruh positif
signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi
Bengkulu. Hal ini berarti bahwa partisipasi pemerintah pusat semakin besar, akan
meningkatkan kinerja keuangan pemerintah daerah; dan (4) Belanja daerah
berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan pemerintah
kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Hal ini berarti bahwa peningkatan belanja
daerah akan menurunkan kinerja keuangan pemerintah daerah.
Dari kesimpulan penelitian, saran konstruktif yang dapat diberikan adalah
sebagai berikut:
vi
1) Pemerintah daerah harus berupaya untuk mengoptimalkan penerimaan
pendapatan asli daerah untuk meningkatkan kekayaan daerah, sehingga
memiliki kemampuan berotonomi dengan baik.
2) Belanja daerah difokuskan pada belanja modal seperti pembangunan dan
perbaikan sektor pendidikan, kesehatan, transportasi membuat masyarakat
menikmati manfaat dari pembangunan daerahnya.
Kata kunci : Ukuran pemerintah daerah, Kekayaan daerah, Ketergantungan
daerah, Belanja daerah dan Kinerja keuangan daerah
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master of Management Program |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 02:10 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 02:10 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32812 |

