Noviyarsah, Waldi and Purmini, Purmini and Mochammad, Ridwan (2018) PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, IPM, JUMLAH PENDUDUK, DAN UPAH MINIMUM REGIONAL TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI SE-SUMBAGSEL. Masters thesis, Universitas Bengkulu.
Tesis Waldi Novi Yarsah.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).
Download (2MB)
Abstract
Tingkat kemiskinan merupakan masalah besar di banyak negara berkembang,
tidak terkecuali Indonesia. Perkembangan kondisi kemiskinan disuatu negara
secara ekonomis merupakan salah satu indikator untuk melihat perkembangan
tingkat kesejateraan masyarakat. Oleh karenanya, dengan semakin menurunnya
tingkat kemiskinan yang ada maka dapat meningkatnya kesejateraan masyarakat
disuatu negara. Tingkat kemiskinan yang meningkat di Wilayah Sumatera bagian
Selatan meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Kepulauan
Bangka Belitung pada tahun 2014-2015. Studi ini meneliti tentang pengaruh
Petumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia dan Jumlah penduduk
terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera bagian Selatan, dalam hal ini tahun yang
digunakan untuk seluruh wilayah Sumatera bagian Selatan tahun 2010 – 2017.
Tujuan penelitian ini adalah dapat menganalisis pengaruh variabel Pertumbuhan
Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Jumlah Penduduk Upah Minimum
Regional, serta upaya pemerintah dalam penentuan kebijakan dalam mengatasi
masalah kemiskinan di Sumatera bagian Selatan. Data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik
(BPS) sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode analisis regresi panel data dengan metode Fixed Effect Model dengan
bantuan software Eviews9.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pertumbuhan Ekonomi
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, variabel indeks
pembangunan manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat
kemiskinan, variabel jumlah penduduk berpengaruh negatif serta signifikan
terhdap tingkat kemiskinan dan variabel upah minimum regional positif dan tidak
signifikan di Sumatera bagian Selatan. Berdasarkan hal tersebut maka uapaya
pemerintah dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Se-Sumbagsel adalah
dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, fasilitas kesehatan dan bidang
pendidikan, program pelatihan dan diikuti dengan pembukaan lapangan kerja
baru, serta diikuti dengan perbaikan pada pemerataan pendapatan dan
memberikan perhatian lebih terhadap variabel-variabeltersebu
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master of Development Planning Program |
| Depositing User: | 56 nanik rahmawati |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 07:39 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:39 |
| URI: | https://repository.unib.ac.id/id/eprint/32824 |

